News

Bekali Anggota dengan Peluru Tajam, Buwas : Tembak Mati Pengedar Narkoba

Aisyah Isyana - 11/01/2018 17:14

Beritacenter.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) menegaskan kepada jajarannya untuk tidak segan-segan lagi dalam menindak para pengedar guna memutuskan mata rantai narkoba.

Buwas mengatakan, dirinya membekali para anggota dengan peluru tajam, bukan peluru karet maupun hampa. Para anggota juga diperbolehkan menindak tegas pengedar narkoba, jika perlu ditembak mati.

"Saya bekali anggota BNN dengan pistol, tidak ada peluru hampa atau peluru karet. Semua peluru tajam, makanya saya perintahkan untuk tembak langsung tanpa peringatan, kenapa harus buang buang peluru, langsung tembak," tegas Buwas kepada wartawan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Surabaya, Kamis, 11 Januari 2018.

Menurutnya, para penyelundup narkoba saat ini akan terus memperbarui modus agar bisa meloloskan barangnya. Barang bukti sabu 7,3 kg yang diselundupkan dari Malaysia melalui Banjarmasin sebelum ke Surabaya, dibungkus rapi seolah-olah itu adalah susu bubuk.

"Ini modus para pelaku seperti ini. Selalu merubah modusnya. Sebelum kemasan susu, pernah kami amankan barang bukti yang dimasukkan dalam kemasan teh," ujar Buwas.

Buwas juga mengungkapkan, sabu seberat 7,3 Kg yang diamankan jika diuangkan Rp 14,6 Miliar. "Pengungkapan ini paling tidak juga menyelamatkan 29.200 orang jika per gramnya dikonsumsi 4 orang," imbuhnya.

TAG TERKAIT :
Buwas BNN Kasus Narkoba Berita Kriminal Indonesia Beritacenter Kriminalitas Komjen Budi Waseso

Berita Lainnya