News

Tak Hanya Pada Anak, Pelaku LGBT Dewasa Harusnya Dijerat Pidana

Sejak awal sudah mengusulkan agar pelaku LGBT bukan hanya pelaku dewasa terhadap anak-anak, tapi juga pelaku dewasa terhadap pelaku dewasa yang lain

Aisyah Isyana - 26/01/2018 07:31

Beritacenter.COM - Prilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dengan pelaku dewasa dan korban anak-anak maupun dewasa dan dewasa, disebut anggota Komisi III DPR Nasir Djamil, harus dijerat dengan pasal pidana.

Nasir menjelaskan, pemerintah saat ini baru mengusulkan RUU KUHP sebatas mengatur pidana terhadap prilaku LGBT dengan korban anak-anak. Namun, prilaku LGBT antara dewasa dengan dewasa tidak dimasukkan sebagai tindak pidana.

"Sejak awal sudah mengusulkan agar pelaku LGBT bukan hanya pelaku dewasa terhadap anak-anak, tapi juga pelaku dewasa terhadap pelaku dewasa yang lain," kata Nasir kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 26 Januari 2018.

Harusnya, jelas Nasir, prilaku LGBT antara pelaku dewasan dengan dewasa juga masuk ranah pidana. Pasalnya, pelaku prilaku menyimpang itu sudah memiliki akal dan tanggung jawab.

"Kalau begitu logikanya dibalik. Dewasa ini sudah punya kemampuan berpikir, jadi kalau dibiarkan akan jadi berkembang dan berbahaya sekali," ucap dia.

Selain itu, Nasir menekankan bahwa partainya juga mengusulkan di Panja RUU-KUHP untuk memasukkan norma pembelian seks terhadap anak. Saat ini banyak anak-anak karena keterbatasan yang dimiliki mudah dirayu dan diiming-imingi oleh para predator seksual.

"Selama ini normanya kekerasan seksual, tetapi sekarang banyak muncul pembelian seks terhadap anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan," tutur dia.

TAG TERKAIT :
LGBT Hukum Beritacenter Komisi III Dpr RUU KUHP Pidana Pelaku LGBT

Berita Lainnya