News

'Toge' Si Terpidana Mati Kasus Narkoba, Buwas : Terpidana Mati Tapi Tidak Mati-mati?

Aisyah Isyana - 07/02/2018 22:15

Beritacenter.COM - Upaya peyelundupan narkoba berupa 110 kilogram sabu dan 18 ribu ekstasi di Aceh dan Sumatera Utara, ternyata dikendalikan seorang bandar bernama Togiman alias Toge yang merupakan terpidana mati kasus narkoba.

Menanggapi hal itu, Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) mengaku geram. Bagaimana jadinya seorang terpidana mati kasus narkoba, dalam hal ini Toge sudah 2 kali divonis mati, tak kunjung di eksekusi mati oleh regu tembak.

(Baca Juga : BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 110 Kg Sabu dan 18 Ribu Ekstasi)

"Kalau ini lagi dihukum mati ketiga, ini hebatnya Indonesia, hukuman mati tapi orangnya tidak mati-mati," ujar Buwas di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Februari 2018.

Tak hanya dihukum dengan UU Narkoba, Buwas juga menyebut Toge sudah dihukum dalam kasus pencucian uang. Harta Toge hasil kejahatan narkoba senilai Rp 2 miliar juga sudah disita. Meski begitu, Toge masih tetap eksis dalam peredaran narkoba dibalik jeruji besi.

"Ini pelaku sudah vonis hukuman mati dan TPPU-nya sudah kita lakukan nilainya hampir Rp 2 triliun," ujar Buwas.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga bercerita prihal Toge yang pernah mecoba menyuapnya saat ditangkap di Medan. Sambil berkelakar, Buwas mengatakan suap itu tak sampai ke dirinya dan BNN tetap menindak Toge.

"Dua kali hukuman mati. Dia mau suap saya di medan Rp 4 miliar. Saya nggak mau, kalau Rp 4 triliun saya mikir-mikir juga. Pertama, katanya mau suap Rp 8 miliar. Kasi cash-nya Rp 4 miliar, tapi sayangnya nggak langsung ke Kepala BNN, melalui perantara ya ketahuan, coba langsung ke saya, ya aman," canda Buwas sambil tertawa.

(Baca Juga : Buwas: Penyelundupan 110 Kg Sabu Dikendalikan 'Toge', Terpidana 2 Kali Vonis Mati)

Apa kabar Jaksa Agung yang berwenang mengeksekusi mati?

Pada beberapa kesempatan terakhir, Jaksa Agung HM Prasetyo sempat mengaku geram juga atas ulah terpidana mati tersebut. Namun, faktanya, tidak ada eksekusi mati pada 2017. Padahal jaksa adalah otoritas tunggal pelaksana eksekusi kasus pidana.

"Sekarang hampir 6 juta anak-anak usia produktif yang jadi korban penyalahgunaan narkoba. Sementara saya sampaikan bahwa pelaksanaan hukuman mati bukannya menyenangkan, tapi harus dilakukan untuk menyelamatkan bangsa kita," kata Prasetyo setelah menerima utusan PBB, Selasa (6/2) kemarin.

TAG TERKAIT :
Buwas Budi Waseso BNN Kasus Narkoba Sabu Ekstasi Kriminalitas Terpidana mati Toge

Berita Lainnya