News

KPK Periksa Pejabat PT Garuda Dugaan Kasus Suap Emirsyah Satar

Dewi Sari - 09/02/2018 11:14

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Vice President (VP) Corporate Planning PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Setijo Awibowo untuk dimintai keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar.

Emir merupakan pelaku kasus suap pengadaan alat mesin pesawat Airbus Garuda Indonesia dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce. Dia diduga menerima Rp20 miliar dalam kasus suap tersebut.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Emirsyah Satar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (9/2/2018).

KPK menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut keduanya adalah Emersyah Satar dan Benefical Owner Connaught Intenational Pte. Ltd, sekaligus pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo.

Emir sendiri diduga menerima sejumlah uang dari Soetikno Soedarjo yang juga diduga sebagai perantara pihak Rolls-Royce di Indonesia.

Suap tersebut diberikan dalam bentuk uang dan barang. Dari pengembangan sementara Emir menerima 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Dan barang yang diterima senilai USD2 juta, yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Emir dikenakan Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan, Soetikno dikenakan pasal suap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

TAG TERKAIT :
KPK Berita Center Komisi Pemberantasan Korupsi PT Garuda KPK Periksa pejabat PT Garuda

Berita Lainnya