Kriminal

Polisi Tangkap Pria Pengangguran Penjual Elang Bondol Secara Online

Aisyah Isyana - 29/03/2018 15:38

Beritacenter.COM - Upaya penjualan satwa langka di lindungi oleh Rudi Aryanto (27), berhasil digagalkan pihak kepolisian. Pelaku yang merupakan warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu, menjual elang bondol berleher putih yang menjadi maskot DKI Jakarta.

Pria pengangguran itu menjual elang bondol secara bebas di secara online melalui media sosial. Tak hanya menjual elang bondol, pelaku juga diketahui menjual elang lainnya seperti Elang Alap-alap, Elang Blacit dan Elang Laut.

"Pelaku ini menjual satwa dilindungi melalui online. Ini ilegal. Salah satunya yang dijual ada Elang Bondol," ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jabar, Kamis (29/3/2018).

Sejauh ini, total Rudi menjual lima ekor elang. "Cuma kemarin mati satu elang. Jadi totalnya ada empat yang diselamatkan," kata dia.

Dalam menjalankan aksinya, Rudy mendapatkan beberapa jenis burung yang dilindungi itu dengan harga beragam, seperti Rp600 ribu perekor untuk elang brontok hitam, kemudian di jual kembali seharga Rp750 ribu.

Selain itu, ada pula elang brontok putih dengan Rp1 juta dan dijual Rp 1,2 juta. Elang Alap-alap dibeli Rp 350 ribu sampai Ro 400 ribu dan dijual Rp 450 ribu sampai Rp 500 ribu. Sementara Elang Bondol dibeli Rp 750 ribu sampai Rp 800 ribu dan dijual Rp 1 juta.

Rudi mendapatkan sejumlah satwa dilindungi itu dengan membeli juga secara online via group facebook bernama BOP. Dari pembelian di group facebook itu, Rudi kemudian menjual kembali ke orang lain melalui group aplikasi chat WhatsApps.

"Dia buat grup whatsapp. Nah dijual lagi oleh yang bersangkutan ke orang lain lewat grup itu. Jadi kemungkinan ada jaringannya," ujar Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar AKBP Hartoyo.

Menurutnya, Rudi menjual burung-burung yang didapatnya kepada pecinta burung. "Dia bukan pecinta burung, di rumahnya enggak ada burung. Dia hanya memanfaatkan momen karena sedang musim burung," katanya.

Pihak kepolisian sudah melimpahkan burung-burung yang merupakan satwa dilindungi itu ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jabar. Sejumlah burung itu rencananya akan dibawa ke kantor BKSDA dan akan dilepasliarkan.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Rudi dijerat Pasal 40 ayat 2 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-Undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya. Ia terancam hukuman lima tahun bui.

TAG TERKAIT :
Polda Jabar Berita Kriminal Indonesia Kriminalitas Satwa Dilindungi Elang Bondol Maskot DKI Jakarta

Berita Lainnya