Kriminal

BNN, Polri dan Bea Cukai Bongkar Peredaran 44,7 Kg Sabu & 58.000 Pil Ekstasi di Sumut dan Aceh

Dengan penyitaan narkoba ini, mereka telah berhasil menyelamatkan sebanyak 281 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba

Aisyah Isyana - 02/04/2018 20:55

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai, Polda Sumatera Utara, dan Polda Aceh, menyita sebanyak 58 ribu butir ekstasi dan 44,7 kilogram narkoba jenis sabu. Petugas mengamankan barang haram itu dari 8 pelaku jaringan narkoba internasional yang dibekuk melalui operasi di 7 lokasi berbeda di Sumut dan Aceh, sejak 28 Maret 2018 lalu.

"Dua orang atas inisial MTL dan MN terpaksa kita berikan tindakan terukur hingga akhirnya meninggal dunia. Beliau melawan saat akan ditangkap. MTL merupakan koordinator jaringan tersebut," ujar Kepala BNN, Heru Winarko di Kantor BNN Sumut, , Senin (2/4/2018).

Penangkapan terhadap para tersangka bermula dari penangkapan pelaku berinisial KA, yang dibekuk di Jalan Raya Tanjung Pura KM 51-52, Kebun Lada, Hinal Langkat, Sumut. Dari pelaku, petugas mengamankan barang bukti 1,7 kilogram narkoba jenis sabu, Rabu (28/3).

Namun, setelah petugas melakukan pengembangan, ditemukan 15 Kg sabu-sabu dan 58.000 butir pil ekstasi di kediamannya di Jalan Flamboyan Raya, Tanjung Selamat, Medan.

Setelah itu, petugas BNN kembali menangkap tersangka lainnya, yakni AS dan RP di Jalan T Amir Hamzah di KM 29, Binjai, Sumut, pada Kamis (29/3). Dari penangkapan terhadap kedua tersangka, petugas menyita 20,619 kilogram sabu.

Petugas yang kembali melakukan pengembangan berhasil membekuk tersangka MKL di Jalan T Amir Hamzah KM 32, Binjai. Petugas menyita barang bukti 1 unit mobil Honda CRV dan 5 unit handphone (HP). Setelah itu, petugas membekuk tersangka ZIK di Jalan Jembatan Kembar, Kampung Lalang, Deli Serdang, dengan barang bukti KTP dan HP.

Tak berhenti sampai disitu, petugas BNN kembali membekuk 2 tersangka lainnya, MTL dan RZ, di Jalan Rama Setia, Kutaraja, Banda Aceh. Tersangka MTL diduga sebagai pengendali jaringan narkoba kemudian di ke Kota Lhoukseumawe untuk dilakukan pengembangan.

Namun, MTL mencoba melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri dengan membuka pintu mobil dan melompat keluar saat berada di Jalan Soekarno Hatta. Tak segan-segan, petugas akhirnya memberi tindakan tegas terukur terhadap pelaku. MTL meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Pengungkapan kasus ini masih terus dikembangkan hingga petugas BNN kemudian berhasil membekuk pelaku lain bernisial DS, di Dusun Melati, Desa Biara Barat, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (31/3), berikut mengamankan barang bukti 7 kg sabu-sabu.

Setelah melakukan introgasi mendalam terhadap pelaku, petugas kembali menangkap tersangka MN di rumahnya di Jalan Medan-Binjai. Dari penangkapan itu, petugas mendapati 1 kilogram sabu dari kamar mandi di rumah pelaku. Tersangka MN melakukan perlawanan dan harus tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Sindikat ini memang telah lama menjadi target operasi kita," tegasnya.

Heru memaparkan, ketujuh tersangka akan diproses sesuai Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1), Pasal 113 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1), dan Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) UU Narkotika No 35 Tahun 2009 d UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana seumur hidup.

"Dengan penyitaan narkoba ini, mereka telah berhasil menyelamatkan sebanyak 281 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba," tutup Heru.

TAG TERKAIT :
Ganja BNN Polda SUMUT Ekstasi Bea cukai Narkoba Jaringan Internasional Polda aceh

Berita Lainnya