Opini

Ternyata 4 Nabi Ini Masih Hidup Sampai Sekarang, Dimana Mereka ?

Indah Pratiwi - 07/05/2018 09:55
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Dalam Al Qur'an dan Hadits telah menjelaskan secara jelas bahwa ada beberapa Rasul dan Nabi yang memiliki tugas khusus dari Allah SWT hingga mereka masih diberikan umur panjang sampai hari khiamat.

Manusia yang diberikan umur panjang hingga jelang hari kiamat merupakan golongan Rasul dan Nabi pilihan-Nya yang diberikan umur panjang. Namun, dimana sekarang mereka berada dan siapa sajakah Rasul dan Nabi yang masih hidup hingga sampai saat ini? Berikut penjelasannya, Senin(7/5).

Baca Juga: 

1. Nabi Khidir AS
Dalam sebuah riwayat yang dikarang oleh Syeikh Abdul Rohman Ash-Shafuri dan Syeikh Muhammad bin Ahmad menerangkan bahwa Nabi Khidir AS merupakan manusia yang telah ada sejak zaman Raja Iskandar Zulkarnain pada tahun 322 SM dan sampai saat ini masih hidup. Alasan Nabi Khidir AS diberikan umur panjang hingga sampai hari kiamat lantaran diberikan tugas secara khusus oleh Allah SWT untuk mengajarkan ilmu hikmah dan kebijaksanaan kepada para Wali-wali atau Aulia Allah SWT sehingga Nabi Khidir AS diberikan julukan gurunya para wali-wali atau aulia Allah SWT.

Dimuat dalam karangan Syeikh Muhammad bin Ahmad:"Bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Ada seorang anak dari Sam bin Nuh AS telah meminum air kehidupan, lalu ia dapat hidup lama”. Maka pergilah Raja Zulkarnain bersama Nabi Khidir AS, untuk meminum air kehidupan. Namun yang berhasil meminumnya adalah Nabi khidir AS, sedangkan Raja Zulkarnain tidak berhasil menemui air kehidupan tersebut.”

Nabi Khidir AS merupakan manusia misterius dan tersembunyi. Hanya orang tertentu dengan kehendak Allah SWT yang dapat bisa berjumpa dengan Nabi Khidir AS.

2. Nabi Idris AS
Nabi Idris AS merupakan golongan 25 Rasul yang diberikan umur panjang oleh Allah SWT yanng diketahui berada di dalam surga. Dalam sebuah kisah, Nabi Idris AS pernah didatangi oleh malaikat maut. Kemudian, Nabi Idris AS memohon kepada Allah SWT untuk dicabut nyawanya dan setelah dicabut nyawanya dihidupkan kembali. Allah pun mengabulkan permohonannya. Setelah permohonan pertama dikabulkan, Nabi Idris AS bermohon untuk diperlihatkannya neraka dan surga, Allah SWT pun kembali mengabulkannya sehingga diangkatlah Nabi Idris AS ke akhirat dalam kondisi hidup.

Hal ini terlihat jelas di dalam Al-Qur'an.
"Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi."(QS. Maryam:56-57).

Maka Allah SWT menurunkan wahyu kepada Malaikat Maut itu: “Biarkanlah dia, kerana Aku telah menetapkan di azali, bahawa ia akan bertempat tinggal di Syurga.”

3. Nabi Ilyas AS
Salah satu nabi ini yang merupakan termasuk ke dalam 25 Rasul diberikan umur panjang. Suatu ketika malaikat maut datang untuk mencabut nyawanya. Nabi Ilyas AS menangis, karena jika ia mati ia tidak bisa berdzikir dan beribadah lagi. Setelah melihat tangisan Nabi Ilyas AS, Allah SWT mendengar kesedihan salah satu Nabi-Nya itu hingga menurunkan wahyu kepada malaikat maut untuk menunda ajalnya. Hingga kini, Nabi Ilyas dikabarkan masih hidup dan terus berdzikir kepada Allah SWT di taman-taman surga.

4. Nabi Isa AS
Salah satu nabi ini merupakan termasuk ke dalam 25 Rasul yang dikabarkan masih hidup. Dalam ajaran Islam, Nabi Isa AS disebabkan masih hidup hingga kini lantaran diselamatkan oleh Allah SWT saat pengejaran kaum Romawi dan Yahudi untuk melakukan salib terhadapnya. Allah SWT mengangkat Nabi Isa AS ke langit ke dua atas kuasa-Nya dan akan diturunkan kembali ke bumi menjelang hari kiamat untuk melanjutkan risalah Rasulullah SAW.

"Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa."(QS: An-Nisa: 157).

Wallahu'alam Bishawab

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Beritacenter Berita Center

Berita Lainnya