Kesehatan

Ini Menurut Studi Orang Yang Menggunakan Kacamata, Ternyata Mereka....

Indah Pratiwi - 04/06/2018 15:33

Beritacenter.COM - Orang yang berkacamata dinilai lebih cerdas dan pintar dibandingkan yang tidak menggunakannya. Pasalnya, orang yang berkacamata sudah ada sejak bertahun-tahun.

Menurut para peneliti dari Universitas Edinburg yang dipublish Nature Communications menyampaikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan dan penglihatan yang buruk saat melakukan studi genetik terbesar di dunia dalam fungsi kognitif, Senin(4/6).

Berdasarkan hasil penelitian dari data genetik 300 ribu lebih berusia 16 tahun hingga 102 tahun telah mengambil bagian dalam 57 studi di Australia, Eropa dan Amerika Utara.

Data itu hasil dari mereka yang ikut berpartisipasi mengambil bagian dari berbagai tes pemikiran yang hasilnya dihitung dalam skor kemampuan kognitif umum.

Mereka yang mendapat skor tinggi dalam tes kognitif, 30 persen memang membutuhkan kacamata. Dari penelitian itu menemukan fakta bahwa hubungan antara kemampuan kognitif lebih tinggi dan gen yang diketahui memainkan penting dalam kesehatan.

Namun, sayangnya para peneliti tidak bisa menyebutkan korelasi antara kecerdasan seseorang, penglihatan buruk dan kesehatan kardiovaskula tersebut.

Ada 148 gen terkait untuk memiliki kemampuan berpikir lebih baik seperti memori, penalaran, kecepatan pemrosesan mental dan kesadaran spasial. Namun, sebanyak 58 gen ini belum dilaporkan sebelumnya.

"Studi ini, studi genetik terbesar dari fungsi kognitif, telah mengidentifikasi banyak perbedaan genetik yang berkontribusi pada heritabilitas pemikiran keterampilan. Penemuan efek genetik yang dibagi pada hasil kesehatan dan struktur otak, memberikan landasan untuk menjelajahi mekanisme di mana perbedaan-perbedaan ini memengaruhi kemampuan berpikir sepanjang hidup," kata pemimpin analisis Dr Gail Davies dari University of Edinburgh's Centre for Cognitive Ageing and Cognitive Epidemiology (CCACE).

Rupanya, mereka yang berkacamata memiliki kemampuan yang lebih baik dalam berpikir dibandingkan tidak yang menggunakan kacamata.

"Kurang dari satu dekade yang lalu, kami sedang mencari gen yang terkait dengan intelijen dengan sekitar 3.000 peserta, dan kami menemukan hampir tidak ada. Kini dengan 100 kali jumlah peserta dan lebih dari 200 ilmuwan bekerja sama, kami telah menemukan hampir 150 area genetik terkait dengan seberapa pintar orang," kata peneliti utama dan Direktur CCACE Profesor Ian Deary.

"Satu hal yang kami ketahui dari hasil ini ialah keterampilan berpikir yang lebih baik merupakan bagian dari kesehatan yang baik secara keseluruhan," ujarnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Kacamata

Berita Lainnya