Kriminal

Pria Bertato Ditemukan Tewas Membusuk di Kubangan Bekas Galian di Mojokerto

Aisyah Isyana - 03/07/2018 01:30

Beritacenter.COM - Warga dihebohkan dengan penemuan mayat pria bertato naga di dada di sebuah kubangan bekas galian C Mojokerto. Ditemukan dengan luka bekas sayatan senjata tajam di bagian leher, pria berambut panjang itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Korban pertama kali ditemukan sekira pukul 16.30 WIB, oleh warga yang tengah memancing di kubangan bekas galian C, di Desa Wonoploso, Gondang, Mojokerto. Jasad pria bertato itu ditemukan dengan posisi mengambang di tengah kubangan.

Tim SAR, polisi, serta relawan cukup terkendala dalam mengevakuasi jasad korban yang berada 200 meter dari daratan. Terjalnya medan di lokasi membuat petugas baru dapat mengevakuasi korban dengan ban dalam mobil sekira pukul 19.00 WIB.

Baca juga :

"Ciri-ciri mayat bertubuh besar, rambut panjang, tanpa busana sama sekali," kata anggota Tim Rescue Welirang Mustofa kepada wartawan di lokasi, Senin (2/7/2018).

Mustofa mengatakan, korban dievakuasi dengan kondisi jasad yang sudah mulai membusuk dengan kedua kaki yang terikat tanaman rambat. Terdapat luka seperti sayatan benda tajam di bagian leher sebelah kiri korban.

"Kondisinya sudah membusuk, perkiraan saya sudah tiga hari meninggal, ada luka sayatan di leher sebelah kiri," ujarnya.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery, pihaknya tak menemukan adanya identitas pada jasad pria yang diperkirakan berusia 35 tahun itu. Korban, jelas Fery, memiliki tato laba-laba di lengan kiri, tato tengkorak di lengan kanan, dan tato naga di bagian dada tengahnya.

"Masih kami lakukan identifikasi untuk mengetahui identitas korban," tandasnya.

Jasad pria bertato itu saat ini telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari untuk keperluan autopsi. "Penyebab kematian korban, kita tunggu saja hasil autopsi rumah sakit," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Pembunuhan Penemuan mayat Berita Kriminal Indonesia Mojokerto Mayat Pria Bertato

Berita Lainnya