Politik

Ambisi Tersangka AS Jadi Capres Atau Cawapres 2019

Anas Baidowi - 13/07/2018 11:40

Beritacenter.COM - Dalam dua bulan terakhir mantan Ketua KPK Abraham Samad (AS), rajin mendatangi sejumlah partai politik. Salah satu parpol yang dia kunjungi adalah PKS dan Partai Nasdem. Kunjungan AS pada parpol adalah upaya menawarkan gagasan dan visi, atau istilah lain menarik perhatian parpol agar bisa didukung di Pilpres 2019.

"Saya menyampaikan gagasan, siapa tahu diantara kalian bisa punya visi yang sama," tutur Samad di kantor DPP Nasdem, dikutip dari Tribunnews, Selasa (10/8).

Baca Juga : TGB Sangat Yakin jika Joko Widodo Mendapatkan Dukungan Besar di Pilpres 2019

Selain itu, AS juga berencana menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membicarakan gagasan yang dimilikinya dan peluang maju di Pilpres 2019.

Manuver AS Menjelang Pilpres 2019

Abraham Samad adalah tokoh yang namanya hampir redup dan kembali bermanuver menjelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pemilihan presiden atau pilpres 2019. Langkah AS dinilai brian dan penuh keberanian.

Terlebih, saat AS mengunjugi PKS yang selama ini hubungan PKS dengan AS tidak terlalu bagus. Namun AS berani mengunjungi PKS, langkah ini cukup menarik dan sebagai trik menarik minak parpol.

Baca Juga : Cak Imin Ancam Jokowi, PDIP: Itu Taktik Agar Target Tercapai

“Saya rasa perhitungan-perhitungan Abraham Samad sudah dipikirkan sejak lama. Ia memperkirakan Abraham memang telah mempersiapkan diri menjadi salah satu peserta pilpres 2019," Direktur Eksekutif Kedai Kopi sekaligus pengamat politik, Hendri Satrio.

AS Jadi Tersangka Pemalsuan Dokumen

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah tersandung kasus pemalsuan kartu keluarga dan paspor milik Feriyani Lim, dan ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 9 Februari 2015.

Feriyani Lim adalah warga Pontianak, Kalimantan Barat, mengajukan permohonan pembuatan paspor tahun 2007 lalu.

Baca Juga Masih Berstatus Tersangka, Pantaskah Abraham Samad Nyalon Jadi Wapres 2019?

Saat itu, Feriyani Lim memalsukan dokumen dan masuk dalam kartu keluarga Abraham Samad, yang beralamat di Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Status Tersangka AS

Jaksa Agung HM Prasetyo memutuskan untuk mengesampingkan (deponering) perkara yang melibatkan mantan ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Abraham Samad.

Tapi, status tersangka yang perkaranya dideponering berdasarkan hak oportunitas Jaksa, maka status tersangkanya masih tetap melekat sampai kapanpun.

Artinya, hingga saat ini status Abraham Samad masih tersangka karna Jaksa tidak menerbitkan surat ketetapan penghentian penuntutan yang lebih jelas kepastian hukumnya bagi tersangka.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center AS Abraham Samad Calon kuat Pilres

Berita Lainnya