Nasional

Raker Dengan Kapolri, Fraksi Gerindra Walk Out

Anas Baidowi - 19/07/2018 18:28

Beritacenter.COM - Komisi III DPR mengadakan rapat kerja (raker) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7). Rapat yang membahas salah satu kinerja Kapolri tersebut dibumbuhi dengan aksi walk out anggota komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Sufmi Dasco.

Selain Dasco, anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra lainnya, yakni Wihadi Wiyanto dan Supratman Andi Agtas juga walk out.

Aksi tersebut berawal setelah Tito menyampaikan paparannya kinerja Polri terkait keamanan nasional, Dasco mengajukan interupsi kepada pemimpin rapat, yang dipimpin oleh Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakir.

Baca Juga : Kisruh Ideologi, Bachtiar Nasir Pelintir Ucapan Kapolri

Dasco meminta supaya rapat dilanjutkan secara tertutup dan Kapolri memberikan tanggapan atas pertanyaan anggota Dewan secara lisan tanpa adanya jawaban tertulis. Selain itu, Dasco juga meminta rapat tidak dibatasi oleh waktu.

"Interupsi Pak Ketua, kami dari Fraksi Gerindra mengusulkan rapat kerja berlangsung secara tertutup dan tanggapan dari Kapolri nanti agar tidak ada yang disampaikan secara tertulis," ujar Dasco.

Namun, interupsi Dasco mengundang protes dari anggota Dewan yang lain, antara lain dari Junimart Girsang dan Masinton Pasaribu dari Fraksi PDI-P.

Menurut mereka, persoalan teknis rapat kerja sudah disepakati sebelum Kapolri memberikan pemaparan. Pada awal rapat, telah disepakati dan diputuskan oleh pimpinan komisi bahwa rapat berlangsung secara terbuka dan publik memiliki hak untuk mengetahui substansi rapat.

Baca Juga : Senyum Manis "Istri Muda" Gubernur Aceh "Hiasi" Gedung KPK

Bahkan, Kapolri ikut angkat bicara karena debat antara anggota Dewan itu tak kunjung usai. Ia menanggapi permintaan Dasco terkait tanggapan pertanyaaan yang harus disampaikan secara lisan.

Tito mengatakan, dirinya tidak akan selalu bisa menjawab seluruh pertanyaan secara lisan, apalagi yang bersifat teknis. Oleh sebab itu, di awal rapat ia meminta ada jawaban atau tanggapan yang disampaikan secara tertulis.

Setelah itu, Kahar memutuskan untuk melanjutkan rapat. Namun, Dasco tetap merasa tidak puas. Ia merasa usulannya itu tidak diakomodasi oleh pimpinan rapat dan memilih untuk meninggalkan ruangan.

"Kami masih menginginkan tertutup belum diputuskan oleh pimpinan tapi sudah diberikan ke Fraksi PDI-P. Kalau begini caranya, permintaan kami kan berarti tidak diakomodasi," kata Dasco.

Baca Juga : LIPI: Elektabilitas Jokowi Sangat Jauh Mengungguli Prabowo

"Ya sudah kalau begitu Fraksi Gerindra mungkin memutuskan untuk tidak ikut raker pada saat ini. Kami akan ikut raker kalau kemudian diakomodasi oleh pimpinan atau pada saat komisi III sudah mempunyai ketua komisi III yang baru. Fraksi Gerindra mohon maaf kepada Kapolri dan jajaran kami tidak dapat mengikuti raker hari ini," ucap Dasco.

 

 

TAG TERKAIT :
Kapolri Berita Kriminal Indonesia Berita Center Komisi III Dpr Rapat kerja

Berita Lainnya