Ekonomi

Apindo : Jokowi Sangat Tepat Pilih Ma'aruf Amin untuk Fokus Benahi Perekonomian

Menurut Apindo, pilihan Joko Widodo dinilai adalah suatu hal yang tepat. Karena, dengan memilih Ma'aruf Amin sebagai pendampingnya, pemerintah dapat dipastikan bisa lebih berkonsentrasi membenahi ekonominya.

Sari Intan Putri - 10/08/2018 14:57

Beritacenter.COM - Presiden RI Joko Widodo telah memutuskan untuk menggandeng Ma'aruf Amin sebagai calon Wakil Presiden di Pilpres 2019. Dan hal tersebut ternyata mendapatkan sebuah penilaian dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Menurut Apindo, pilihan Joko Widodo dinilai adalah suatu hal yang tepat. Karena, dengan memilih Ma'aruf Amin sebagai pendampingnya, pemerintah dapat dipastikan bisa lebih berkonsentrasi membenahi ekonominya.

Hariyadi Sukamdani selaku Ketua Apindo mengatakan jika pilihan tersebut adalah suatu upaya dari Presiden RI Joko Widodo untuk meredam isu-isu politik identitas yang membahayakan persatuan Indonesia.

"Itu adalah salah satu upaya Presiden kita untuk meredam isu-isu yang dapat membahayakan persatuan," ucap Hariyadi.

Lebih lanjut Hariyadi juga mengungkapkan jika di periode kedua nanti adalah kesempatan terakhir Presiden Joko Widodo sehingga dia harus mengoptimalkan segala kemampuannya. Ma'arud Amin sebagai ulama dipercaya yang akan mempersatukan bangsa sehingga semua isu-isu politik identitas dapat diselesaikan.

"Saya harapkan dia lebih optimal soal ini dan (jika terpilih lagi) menterinya jauh lebih baik dari yang saat ini. Dengan demikian, Pak Jokowi bisa konsentrasi penuh di agenda ekonominya," ucap Hariyadi.

Perlu diketahui jika pada Kamis (09/08/2018) malam, Joko WIdodo mengumumkan jika dirinya akan mencalonkan kembali menjadi calon Presiden dan berpasangan dengan Ma'aruf Amin sebagai calon Wakil Presiden.

Melihat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore lalu ditutup melemah 29,57 poin di tengah antisipasi pasar terhadap politik di dalam negeri. IHSG ditutup melemah 29,57 poin atau 0,49 persen menjadi 6.065,25, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,81 poin atau 0,50 persen menjadi 960,14.

TAG TERKAIT :
Presiden RI Joko Widodo Ekonomi Ma'ruf Amin

Berita Lainnya