News

Ribuan PNS Koruptor Belum Dipecat, KPK: Gajinya Harus Dikembalikan ke Negara!

Fani Fadillah - 06/09/2018 18:11
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang

Beritacenter.COM - Tak tanggung-tanggung, sebanyak 2.357 pegawai negeri sipil (PNS) diduga terlibat kasus korupsi. Kini 2.357 PNS tersebut telah diblokir oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kendati demikian, mereka masih belum dipecat dan masih menerima gaji dari institusinya.

Baca juga:

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang meminta agar PNS yang kasus korupsinya telah berkekuatan hu‎kum tetap (inkracht) dipecat agar tidak mendapat gaji dari negara. Apabila, PNS tersebut belum dipecat, maka gaji yang diterimanya harus dikembalikan ke negara.

"Prinsipnya, kalau (PNS koruptor) masih digaji itu harus‎ dikembalikan ke negara," kata Saut, Kamis (6/9/2018).

Menurut Saut, PNS merupakan abdi yang seharusnya melayani masyarakat dan negara. Sehingga, kalau PNS tersebut sudah terbukti bersalah melakukan korupsi dan telah ditahan, secara otomatis tidak lagi bekerja untuk masyarakat.

"Kalau mereka dihukum atau ditahan, mereka harus mengembalikan uang yang diterimanya, karena‎ yang menerima dari negara (PNS) seharusnya bekerja untuk negara," ungkapnya.

Saut menyatakan, apapun faktor dan alasan PNS melakukan korupsi, tidak dapat ditolerir serta harus diberi sanksi. Sebab, masih banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan terutama sebagai PNS.

"Sebaiknya korupsi sekecil apapun harus diberi sanksi. Jadi, kalau sudah menjadi pegawai negeri seharusnya bersyukur dan menjaga integritasnya," ujarnya.

Dari data BKN yang diperoleh KPK, ada 14 daerah yang mencetak banyak PNS korupsi. 14 daerah tersebut yakni, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Jakarta, Medan, Palembang, Banjarmasin, Jayapura, Denpasar, Manado, Pekanbaru, Banda Aceh‎, dan Manokwari.

TAG TERKAIT :
PNS Pns korupsi Ribuan pns korupsi

Berita Lainnya