Politik

Ini Pesan MUI Dimasa Kampanye Pemilu 2019

Dewi Sari - 25/09/2018 15:44

Beritacenter.COM - Pesta Demokrasi pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 resmi memasuki masa kampanye. Menanggapi hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpesan kepada seluruh elemen.

Menurut Wakil Ketua MUI, Zainug Tauhid menuturkan bahwa pemilu adalah sarana untuk memilih pemimpin yang adil, bebas, rahasia dan jujur dengan sistem pemilihan yang secara demokratis.

“Tujuan Pemilu tidak hanya sekadar memilih dan mengganti pemimpin saja, tetapi lebih dari itu adalah membangun sebuah peradaban bangsa yang religius, maju, demokratis, berdaulat, adil dan sejahtera,” jelas Zainut kepada wartawan, Selasa (25/9/2018).

Selain itu, MUI memberikan apresiasi kepada semua elite peserta Pemilu baik Pilpres maupun Pileg yang sudah komitmen untuk menyelenggarakan Pemilu secara damai.

“Untuk hal tersebut, diimbau kepada semua pihak khususnya elite politik untuk dapat mengedepankan etika politik yang berkeadaban, santun dengan tidak menampilkan rasa kebencian dan permusuhan yang dapat memecah belah dan merusak kerukunan bangsa,” tegas dia.

Zainut mengatakan perbedaan pilihan harus disikapi dengan kedewasaan dan saling menghormati. Mendahulukan kepentingan nasional diatas kepetningan kelompok ataupun golongan.

Oleh karena itu, MUI berpesan aagar para penyelnggaran Pemilu wajib bersikap jujur, adil dan profesional agar dapat terselenggaranya Pemilu berjalan tertib, aman dan damai.

“Sehingga rakyat dapat menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, merasa gembira dengan tanpa adanya tekanan dan paksaan,” katanya.

Tak hanya itu, MUI juga mengingatkan kepada peserta Pemilu baik pasangan capres/cawapres, partai politik, tim sukses, dan juru kampanye hendaknya dapat menciptakan suasana yang kondusif.

 

 

TAG TERKAIT :
MUI Berita Center Pilpres Pileg Pesan MUI

Berita Lainnya