News

Soal Pembakaran Bendera HTI, Wakapolri : Itu Tidak Direncanakan

Dewi Sari - 26/10/2018 18:25

Beritacenter.COM - Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menyesalkan aksi yang dilakukan oleh salah satu oknum Banser yang membakar bendera saat perayaan Hari Santri Nasional yang diadakan di Garut. Menurutnya, aksi pembakaran tersebut terjadi secara spontan atau tidak direncanakan.

Hal itu dikatakan Ari Dono saat mengikuti rapat kerja anggaran bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

"Kan pelakunya sudah menyampaikan perbuatan maaf bahwa dia melakukan perbuatan itu spontan saja karena dia melihat ini benderanya HTI, dia melakukan pembakaran. Spontan bukan karena ada arahan," kata dia.

Ari Dono memiminta kepada masyarakat agar tidak terpropokasi dengan pembakaran bendera tersebut dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

"Yang pasti kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi kemudian melakukan suatu perbuatan yang merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Ketika mendapatkan suatu informasi di media, kita harus dalami dulu, kita kaji lagi," ujar Ari Dono.

"Kalau pun kita berbuat, kira-kira akan merugikan orang lain atau tidak. Toh semua sudah ada aturannya. Sehingga tidak bisa mengambil langkah masing-masing," lanjut dia.

Seperti yang diketahui, aksi pembakaran bendera Tauhid terjadi saat perayaan Hari Santri di lapangan alun-alun Limbangan, Garut, Senin (22/10/2018).

Video pembakaran bendera tersebut viral dan menghebohkan jagat media sosial.

 

TAG TERKAIT :
Wakapolri Berita Center Komjen Ari Dono Kasus Pembakaran Bendera Tauhid Kasus Pembakaran Bendera HTI

Berita Lainnya