Ekonomi

Harga Pasar Sebenarnya Relatif Stabil, Namun Banyak Pihak yang "Sok Tau"

Diketahui jika kenaikan harga komoditas bahan pokok memenag menjadi salah satu isu politik jelang Pilpres 2019. Presiden Joko Widodo juga mengatakan jika setiap pagi dalam perjalanan dari Istana Bogor ke Istana Jakarta, selalu membaca pergerakan harga yang terjadi.

Sari Intan Putri - 30/10/2018 15:47

Beritacenter.COM - Presiden RI Joko Widodo menyinggung beberapa pihak yang tidak pernah ke pasar namun ikut membicarakan harga-harga kebutuhan bahan pokok.

Diketahui jika kenaikan harga komoditas bahan pokok memenag menjadi salah satu isu politik jelang Pilpres 2019. Presiden Joko Widodo juga mengatakan jika setiap pagi dalam perjalanan dari Istana Bogor ke Istana Jakarta, selalu membaca pergerakan harga yang terjadi.

Bahkan, di antara Ibu-ibu Wanita Katolik RI, Jokowi berseloroh ia lebih paham harga kebutuhan pokok.

"Ya kalau ke pasar bolehlah komentar pak yang mahal apa, wong enggak pernah ke pasar, cerita mengenai harga beras," kata Jokowi.

Mantan Walikota Solo itu juga mengatakan jika harga-harga mengalami fluktuasi kadang naik dan turun, adalah hal biasa. Seperti harga cabai, kadang naik jika pasokan sedikit. Namun saat banyak, pasti turun.

Yang terpenting, lamjut Presiden Joko Widodo, adalah bagaimana kita menjaga agar kedua pihak yaitu pedagang dan masyarakat bisa dikendalikan.

"Datang ke pasar ngomong harga bahan pokok naik. Inflasi biasa 8-9 sekarang di bawah 3 setengah. Jadi harga itu terkendali," kata Jokowi.

Jokowi mengaku juga sering ke pasar pasar untuk mengecek langsung harga kebutuhan pokok. Bahkan, setiap pagi dia selalu memantau harga. Termasuk untuk harga hari ini, yang ia terima pagi tadi.

"Harga beras Rp11.750 turun Rp100, telur Rp22.950 turun Rp350," kata Jokowi.

TAG TERKAIT :
Politik Presiden RI Joko Widodo Ekonomi Pasar Pilpres 2019

Berita Lainnya