Nasional

TNI-Polri Diminta Gempur dan Habiskan Kelompok Bersenjata di Papua

Indah Pratiwi - 06/12/2018 16:50

Beritacenter.COM - Aksi kejam dan sadis melebihi teroris yang terjadi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) Papua yang menewaskan puluhan pekerja Trans Papua membuat DPR meminta kepada jajaran TNI-Polri agar mengerahkan pasukan elitnya untuk menumpas habis kelompok kriminal tersebut.

Hal ini ditegaskan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo(Bamsoet) mengatakan peristiwa pembantaian pekerja yang menewaskan puluhan korban jiwa yang dilakukan oleh KKB Papua dinilai tidak boleh dianggap remeh atau sepele.

BACA JUGA

"Karena tidak boleh dianggap kecil, sepele, karena kalau tidak ini akan begini terus, harus ditumpas sampai akar-akarnya," kata Bamsoet di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Bamsoet menjelaskan, Komisi I DPR telah memanggil Panglima TNI atas adanya peristiwa itu yang terjadi pada Sabtu dan Minggu(2/12/2018) kemarin. Selain itu Komisi I juga meminta kesiapan TNI untuk memberantas kelompok tersebut.

Selain itu, kata dia, Komisi III DPR juga telah memanggil Kapolri terkait langkahnya untuk menyelesaikan secara hukum di wilayah Papua.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa menyatakan puluhan pekerja PT Istaka Karya yang sedang mengerjakan proyek pembangunan Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak ditembak mati pada 1-2 Desember 2018 oleh pasukan KKB Papua.

Penembakan dan pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) Papua itu membuat 19 orang tewas akibat pembunuhan yang telah terjadi oleh KKB terhadap para pekerja di Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak.

 

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Pemberantasan Korupsi

Berita Lainnya