Politik

Sentil Prabowo, Luhut: Nyapres Kok Ngomongnya Tanpa Data Yang Jelas

Lukman Salasi - 06/12/2018 18:41

BeritaCenter.com – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tidak mempersalahkan siapapun yang ingin menjadi presiden. Namun, menurut dia sudah semestinya jika menjadi calon presiden atau wakil presiden ketika bicara harus menggunakan data yang jelas.

"Kalau ada pihak yang ingin jadi presiden, sah-sah saja. Tapi eloknya jangan bicara itu tanpa data yang jelas, itu saja," katanya, Kamis, (6/12/2018)

Luhut memang tak menyebut nama kandidat presiden yang dimaksud, namun seperti menyentil Prabowo karena beberapa mengutip data dari World Bank.

Menurutnya, setelah dicek ternyata World Bank tak pernah mengeluarkan data seperti yang diungkap sang calon presiden tersebut.

"Jadi jangan pakai bilang World Bank begini. Lah orang World Bank-nya juga ketemu saya kok," kata dia.

Terkait data Bank Dunia, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto beberapa kali mengaku mengutipnya. Pada Jumat, 19 Oktober 2018 lalu misalnya, dia bicara bahwa sebanyak 99 persen masyarakat Indonesia hidup sangat pas-pasan.

"Hasil ini adalah data, fakta yang diakui oleh Bank Dunia, oleh lembaga-lembaga internasional. Yang nikmati kekayaan Indonesia kurang dari 1 persen. Yang 99 persen mengalami hidup yang sangat pas-pasan, bahkan sangat sulit," kata Prabowo.

Belakangan Bank Dunia membantah mengeluarkan data tersebut. "Bukan data kita, itu bukan perhitungan kita, saya nggak tahu itu dari siapa," kata Ekonom Senior Bank Dunia Vivi Alatas di UI, Depok, Senin (12/11/2018).

TAG TERKAIT :
Berita Center Luhut Binsar Pandjaitan Luhut Sentil Prabowo Capres Tanpa Data Jelas

Berita Lainnya