News

Buka Akses Jalan, Polisi Bersihkan Puing-puing Bangunan Terdampak Tsunami Anyer

Aisyah Isyana - 23/12/2018 11:45

Beritacenter.COM - Polda Banten bersama masyarakat bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan akibat sapuan gelombang tsunami. Hal itu dilakukan guna membuka jalan yang tertutup puing bangunan akibat hantaman tsunami.

Sebelumnya diketahui, gelombang tsunami yang menyapu Selat Sunda Selat Sunda membuat ratusan bangunan di Banten dan Lampung rusak parah. Tak hanya rumah dan hotel, bencana itu juga membuat 10 kapal dan puluhan kendaraan rusak parah.

"Kerugian fisik meliputi 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, 10 kapal rusak berat dan puluhan rusak. Di Lampung Selatan 30 unit rumah rusak berat," kata Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (23/12/2018).

"Penanganan darurat terus dilalukan. Status tanggap darurat dan struktur organisasi tanggap darurat, pendirian posko, dapur umum dan lainnya masih disiapkan. Alat berat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat," lanjut dia.

Tsunami yang menghantam pantai barat Banten, melibas sejumlah wilayah di beberapa kawasan pantai Anyer, Carita, dan Pandeglang Banten. Terjangan tsunami itu membuat beberapa bangunan dilokasi runtuh menutupi sejumlah jalan.

Bergerak cepat melakukan penanganan, personel polisi dari Polda Banten bergotong royong mengangkat puing bangunan di ruas jalan di kawasan Karang Bolong, Anyer. Pembersihan puing-puing bangunan itu dilakukan guna membuka akses jalan didaerah terdampak.

Dibantu masyarakat setempat, tampak personel polisi itu bahu membahu mengangkat puing-puing bangunan yang runtuh. Puing-puing bangunan yang berserakan di jalan, langsung dibersihkan agar tak menutupi jalan.

Sejauh ini, berdasarkan data BNPB sudah tercatat ada 43 orang korban meninggal dunia dan 584 orang mengalami luka-luka.

TAG TERKAIT :
Polda Banten Bencana Alam Tsunami Anyer Tsunami Selat Sunda Evakuasi Korban Tsunami Anyer

Berita Lainnya