Internasional

Keberadaan Kapal AS di Laut Cina Selatan adalah Bentuk Provokasi Amerika Serikat Terhadap Cina

Diketahui juga jika Operasi diwujudkan dengan melakukan pelayaran di dalam jarak 12 mil laut Kepulauan Paracel. McMarr mengatakan operasi tersebut tidak ditujukan pada negara mana pun atau sebagai pernyataan politik.

Sari Intan Putri - 08/01/2019 10:27

Beritacenter.COM - Kapal milik Angkatan Laut Amerika Serikat diketahui telah berlayar di antara pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan. Hal itu dianggap sebagai tindakan provokasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Cina.

"Kapal AS bernama USS McCampbell itu melaksanakan operasi kebebasan berlayar untuk menantang klaim maritim yang berlebihan," kata Juru Bicara Armada Pasifik Racher McMarr.

Diketahui juga jika Operasi diwujudkan dengan melakukan pelayaran di dalam jarak 12 mil laut Kepulauan Paracel. McMarr mengatakan operasi tersebut tidak ditujukan pada negara mana pun atau sebagai pernyataan politik.

Pernyataan Armada Pasifik muncul pada saat pembicaraan perdagangan antara Cina dan Amerika Serikat sedang dijalankan di Beijing. Pembicaraan itu sendiri merupakan putaran pertama pembahasan melalui pertemuan secara langsung sejak kedua pihak setuju untuk menerapkan gencatan selama 90 hari atas perang dagang, yang telah mengeruhkan pasar internasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Lu Kang mengatakan aksi kapal AS itu telah melanggar hukum Cina serta hukum internasional, dan Cina telah mengajukan fakta-fakta serius. "Kami mendesak Amerika Serikat untuk segera menghentikan provokasi seperti ini," kata Lu.

Cina juga telah mengirimkan kapal-kapal serta pesawat militernya untuk melakukan identifikasi serta memperingatkan kapal tersebut. Ketika menjawab pertanyaan, Lu mengatakan menyelesaikan masalah akan memberikan keuntungan bagi kedua negara dan dunia.

"Kedua pihak memiliki tanggung jawab untuk menciptakan situasi positif yang diperlukan untuk ini," ujarnya.

Cina mengklaim hampir seluruh wilayah strategis Laut Cina Selatan dan kerap mengecam Amerika Serikat serta sekutu-sekutunya soal kebebasan pelayaran angkatan laut di dekat pulau-pulau yang dikuasai Cina. Cina dan Amerika Serikat sebelumnya berkali-kali saling mengeluarkan pernyataan keras soal langkah Beijing, yang dikatakan Washington sebagai militerisasi Laut Cina Selatan dengan membangun instalasi militer di pulau-pulau buatan dan batu karang.

Cina mempertahankan alasan pembangunan itu sebagai kebutuhan untuk membela diri. Cina mengatakan justru Washington yang menimbulkan peningkatan ketegangan di kawasan itu dengan mengirimkan kapal-kapal perangnya serta rencana-rencana militer ke dekat pulau-pulau yang diklaim Beijing.

TAG TERKAIT :
Amerika Serikat Dunia Internasional CIna

Berita Lainnya