Politik

Prabowo-Sandi Minta Ubah Visi-Misi, KPU: Sudah Tak Dimungkinkan Lagi

Fani Fadillah - 11/01/2019 11:20
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Beritacenter.COM - Entah karena suatu hal, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tiba-tiba mengubah visi-misi yang telah diserahkan ke KPU. Menanggapi hal itu, KPU menyebut bahwa perubahan tersebut tak bisa dilakukan lagi.

"Prinsipnya begini, visi-misi, program pasangan capres dan cawapres itu kan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pendaftaran. Karena posisi regulasinya begitu, maka sudah tidak dimungkinkan lagi ada perubahan visi-misi, program dari pasangan capres dan cawapres," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Baca juga:

Dokumen visi-misi, kata Wahyu, merupakan salah satu persyaratan proses pendaftaran capres-cawapres. Karena tahapan itu telah dilalui, maka tak bisa diubah lagi.

"Prinsipnya visi-misi, program itu kan bagian dari persyaratan proses pendaftaran pasangan capres dan cawapres. Karena itu bagian dari proses pendaftaran, maka tahapannya kan sudah berlalu sehingga perbaikan dokumen visi-misi, program tidak memungkinkan lagi. Itu prinsipnya begitu. Tetapi tentu saja, dalam berkampanye, ya, tentu saja KPU tidak bisa membatasi pasangan capres dan cawapres dalam berkampanye untuk menyampaikan pandangan-pandangan, gagasan-gagasan demi kemajuan bangsa Indonesia lima tahun mendatang. Itu kan dua hal yang berbeda. Yang kita atur adalah dokumennya, Mas. Dokumennya kan sudah melewati tahapan, begitu," ujarnya.

Pengajuan untuk perubahan visi-misi Prabowo-Sandi sendiri diterima KPU pada 9 Januari 2019. KPU selanjutnya akan membalas surat resmi itu kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Jadi memang betul ada surat dari Badan Pemenangan Nasional kepada KPU terkait dengan perubahan visi-misi dan program. Tentu saja setiap surat yang masuk, harus kami terima suratnya. Nanti, karena itu surat resmi, tentu saja KPU akan menjawab secara resmi kepada Badan Pemenangan Nasional, tim kampanye 02," ungkapnya.

Wahyu menjelaskan, nantinya KPU hanya akan menampilkan visi-misi Prabowo-Sandi sesuai dokumen awal yang diserahkan.

"Ya tentu saja dokumen awal toh, Mas. Tadi kan saya menyampaikan bahwa sudah tidak ada lagi masa untuk memperbaharui visi-misi, program, dokumennya. Karena dokumen visi-misi, program itu bagian tidak terpisahkan sebagai persyaratan dalam proses pendaftaran capres dan cawapres," tuturnya.

Kendati demikian, KPU tak bisa membatasi gagasan yang nantinya akan berkembang dari tiap capres-cawapres. KPU mempersilakan paslon untuk mengembangkan ide-idenya demi kemajuan bangsa.

"Kalau kemudian pasangan capres dan cawapres akan menyampaikan gagasan-gagasan, ide-ide besar, konsep-konsep besar dalam berkomunikasi politik dengan masyarakat tentu saja itu menjadi hak dari pasangan capres dan cawapres. Tapi dalam konteks dokumen ini dokumen ya sudah jelas, ini sudah melewati tahapan itu," tuntasnya.

TAG TERKAIT :
Sandiaga uno Prabowo Subianto Visi misi

Berita Lainnya