Politik

Prabowo-Sandi Punya 2 Visi Misi, Kubu Jokowi: Biar Gampang Ngeles

Fani Fadillah - 11/01/2019 12:54
Ace Hasan Syadzily

Beritacenter.COM - Setelah permintaannya untuk mengubah visi-misi ditolak oleh KPU, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku tak mempermasalahkannya.

Melihat hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin menilai adanya 2 visi-misi di kubu Prabowo-Sandi memungkinkan untuk dijadikan cara ngeles di kemudian hari.

Baca juga:

"Paslon 02 punya dua visi-misi. Hal ini akan membuat rakyat makin bingung, yang mana jadi pegangan mereka? Mana yang akan jadi dasar kontrak politik dengan rakyat?" kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Menurut Ace, visi misi ibarat kontrak politik antara pasangan calon dengan pemilih. Umumnya pemilih akan membaca apa saja yang terdapat dalam visi misi yang dijanjikan pasangan calon.

"Dengan adanya dua dokumen visi misi maka paslon 02 bisa ngeles kalau yang ditagih dokumen awal, mereka akan bilang yang bener dokumen 9 Januari 2019. Jika ditagih janji dokumen 9 Januari, maka mereka gampang ngeles bahwa yang resmi dokumen awal di KPU," tutur Ace.

Ace juga berasumsi, ketika debat capres-cawapres nantinya Prabowo-Sandiaga bisa saja merujuk ke dua dokumen visi misi yang berbeda. Menurut Ace, panelis akan kesulitan nantinya.

"Selain itu, dengan adanya dua dokumen ini, rakyat akan bisa ditipu dengan mudah. Jadi, ini sebuah hal yang memalukan dalam sejarah demokrasi di Indonesia," ujar dia.

Sebelumnya Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menyatakan perubahan di dokumen visi misi tak terlalu banyak. Namun Andre mengakui ada perubahan bahasa agar lebih mudah dimengerti.

"Tidak diterima KPU nggak apa-apa, karena kita buat visi misi bukan buat KPU tapi buat rakyat," kata Andre.

TAG TERKAIT :
KPU Sandiaga uno Prabowo Subianto Visi misi

Berita Lainnya