Politik

Jokowi-Amin Dinilai Paling Religius

Indah Pratiwi - 12/01/2019 18:25

Beritacenter.COM - Politisasi agama terus menjadi komoditas elite-elite politik. Setelah memuncak pada Pilkada DKI Jakarta pada tahun lalu. Politisasi agama masih mewarnai wacana publik jelang pemilu serentak pada April 2019 mendatang.

Dari hasil penelitian lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan bahwa elektabilitas Jokowi-Ma’ruf tetap jauh mengungguli pasangan Prabowo-Sandi.

“Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 55,6 persen, terpaut lebih dari 20 persen dibanding Prabowo-Sandi yang hanya meraih 32,3 persen. Sisanya sebanyak 12,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab," ujar Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran persnya, Sabtu (12/1/2019).

Berdasarkan hasil survei yang diperoleh sebelumnya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,6%, sedangkan Prabowo-Sandi 30,6%. Responden yang tidak tahu atau tidak menjawab turun dari sebelumnya 14,8%.

Walau dinilai sudah tidak lagi efektif sebagai strategi politik, Vivin yakin politisasi agama tidak akan menghilang begitu saja.

“Perdebatan tentang hubungan agama dan negara sudah setua umur republik, sudah saatnya wacana tersebut dikelola dengan baik setelah dinamika pasca-reformasi silam,” tutur Vivin.

Survei indEX Research dilakukan 17-28 Desember 2018 dengan responden 1.200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9% dan pada tingkat kepercayaan 95%.

Berita Lainnya