News

Terkait Suap Meikarta, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi di Panggil KPK

Dewi Sari - 25/01/2019 13:40

Beritacenter.COM - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait suap proyek perizinan Meikarta untuk tersangka Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

“Yang bersangkutaan diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersangka NR (Neneng Rahmi),” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (25/1/2019).

Febri mengatakan selain Jejen ada dua saksi yang dipanggil KPKP. Mereka adalah anggota DPRD Bekasi, Cecep Noor, dan Henry Lincoln, Sekretaris Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi.

Sepert yang diketahui, KPK sudah memeriksa anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yaitu Abdul Rosid Sargan, Haryanto, H Sarim Saepudin, Suganda Abdul Malik, Nyumarno, Edi Kurtubi Udi, Yudi Darmansyah, Kairan Jumhari Jisan, Namat Hidayat, serta H Anden Saalin Relan, dan H Saefullah.

Mereka diduga telah menerima fasilitas berupa liburan keluar negeri. Mereka diberi fasilitas terkait izin proyek Meikarta milik Lippo Cikarang.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka. Ia diduga menerima suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta.

Neneng diduga akan menerima hadiah atau janji Rp13 miliar dari pihak swasta sebagai uang ‘pelicin’ perijinan. Namun, hingga kasus terbongkar baru dibayarkan Rp7 miliar secara bertahap melalui Kepala Dinas terkait.

KPK juga menetapkan delapan tersangka lain yakni Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi, Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati, dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

TAG TERKAIT :
KPK Berita Center Komisi Pemberantasan Korupsi Meikarta Suap Meikarta

Berita Lainnya