Kesehatan

Penyakit Kanker Serviks Bisa Dicegah dengan Cara yang Mudah

Sejak aktif berhubungan seksual, pemeriksaan setiap tahun diperlakukan untuk memantau kondisi organ kewanitaan. Saat ini, terdapat beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi lesi pra-kanker.

Sari Intan Putri - 01/02/2019 09:48

Beritacenter.COM - Dewasa ini diketahui jika Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan penderita kanker serviks (mulut rahim) terbanyak di dunia. Padahal, dengan skrining angka tersebut bisa ditekan dan membuat proses perkembangan virus bisa ditahan.

Fitriyadi Kusuma selaku dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan onkologi ginekologi RS Pondok Indah menyebutkan jika skrining menjadi hal yang penting dilakukan untuk terhindar dari kanker serviks.

Sejak aktif berhubungan seksual, pemeriksaan setiap tahun diperlakukan untuk memantau kondisi organ kewanitaan. Saat ini, terdapat beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi lesi pra-kanker.

Terdapat tes IVA, Papsmear, Tes DNA HPV, dan Kolposkopi yang bisa dipilih sesui kebutuhan. Contoh saja, tes IVA yang merupakan pemeriksaan yang paling mudah, murah, dan tidak membutuhkan tempat khusus. Cukup dengan mulut rahim dibalur dengan asam cuka (25 persen) kemudian reaksi yang terjadi bisa langsung dianalisa.

Berbeda dengan papsmear. Tes ini dilakukan dengan pengambilan contoh sel-sel yang dilepaskan (eksfoliasi) dari lapisan epitel serviks, yang akan tampak tidak normal kalau terjadi perubahan karena infeksi HPV, lesi pra kanker atau kanker, jika diperiksa di laboratorium.

“Selain pemeriksaan rutin, yang juga perlu dilakukan adalah melakukan vaksinasi HPV. Vaksin HPV membantu mencegah infeksi high-risk HPV (sub-tipe 16 dan 18) yang menyebabkan kanker serviks," katanya.

Vaksin ini bermanfaat secara maksimal dapat diperoleh jika seseorang belum pernah melakukan hubungan seksual. Tapi, bagi perempuan yang sudah menikah atau pernah berhubungan seksual, vaksin juga bermanfaat.

Karena, belum pasti seseorang tersebut pernah terpapar oleh virus HPV dengan sub-tipe yang dapat dicegah oleh vaksin (HPV sub-tipe 6, 11, 16 dan 18). Vaksinasi dapat dilakukan oleh perempuan berusia mulai usia sembilan sampai 55 tahun. Masa terbaik adalah pada sembilan sampai 12 tahun. Vaksinasi akan dilakukan tiga kali, nol bulan, satu-tiga bulan, dan enam bulan.

TAG TERKAIT :
Health Kesehatan Kanker Kanker Serviks

Berita Lainnya