News

Protes Puisi Fadli Zon, Ribuan Santri se-Kudus Tumpah Ruah di Alun-alun Kudus

Aksi ini diikuti 2.000 santri dari 15 pondok pesantren se-Kudus dan alumni santri

Aisyah Isyana - 08/02/2019 16:05

Beritacenter.COM - Sebagai bentuk protes atas puisi Fadli Zon berjudul 'Doa yang Tertukar', sekelompok massa yang terdiri dari para santri se-Kabupaten Kudus turun ke jalan untuk mendoakan kiai. Pantauan dilokasi, alun-alun dari depan Masjid Agung hingga pendapa pun ditutup.

Sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Membela Kiai (Asmak), menyeruak ke dalam barisan yang disiapkan didepan pendapa Pemkab Kudus sejak siang bakda Salat Jumat. Para santri tampak masih berdatangan hingga pukul 14.30 WIB, Jum'at (8/2/2019).

Baca juga :

Para santri yang hadir pada aksi itu tampak menggunakan baju putih, sarung dan peci. Acara di mulai sekira pukul 14.00 WIB, para santri pun tampak berjejer duduk lesehan diatas jalan aspal. Tampak terdapat sejumlah tulisan bernada protes terhadap Fadli yang dibawa santri.

Tulisan-tulisan itu diantara bertulis, Mencela Ulama adalah Dosa Besar, Searc Etika &Adab, Penjarakan Fadli Zon, Kami Bersama Kyai, Doa Santri untuk Kiyai dan lainnya.

Adapun aksi yang diikuti para santri ini diisi dengan zikir bersama, tausiah, selawat serta doa. Ribuan santri yang hadir tampak hanyut dalam lantunan zikir serta salawat yang dipimpin Solikhul Hadi.

"Aksi ini diikuti 2.000 santri dari 15 pondok pesantren se-Kudus dan alumni santri," kata Muhammad Sa'roni, koordinator aksi kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Sa'roni mengatakan, aksi ini digelar menyusul sejumlah oknum elite politik yang dinilai telah menyudutkan kiai, seperti KH Ma'ruf Amin, KH Yahya Cholil Tsaquf, Tuan Guru Bajang hingga KH Maemun Zubair.

"Hentikan sikap mencela kiai. Fadli Zon minta maaf dan bertaubat," kata Sa'roni.

Guna mengamankan jalannya aksi, sekitar 150 personel polisi disiagakan di lokasi. Terpantau hingga pukul 15.00 WIB, acara itu diketahui masih berlangsung.

Untuk diketahui, Fadli Zon membuat puisi berjudul 'Doa yang Ditukar' untuk menanggapi momen Mbah Moen yang salah ucap doa saat duduk di samping Jokowi menjadi perbincangan. Sejumlah pihak lantas mempertanyakan sosok 'kau' dalam puisi Fadli itu dan menganggap sosok 'kau' yang dimaksud adalah Mbah Moen.

Berikut puisi Fadli Zon:

DOA YANG DITUKAR

doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral
doa sakral

kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar

doa yang ditukar
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik

TAG TERKAIT :
Fadli Zon Puisi Fadli Zon Santri se-Kabupaten Kudus Doa yang tertukar Aliansi Santri Membela Kiai Protes Puisi Fadli Zon

Berita Lainnya