Kriminal

Terungkap! Penyebab Adi Ngamuk Hingga Banting Motornya Yang Kena Tilang

Lukman Salasi - 08/02/2019 22:34

BeritaCenter.com – Adi Saputra tiba-tiba kalap mengamuk membanting dan mencabik-cabik motornya yang kena tilang polisi. Rupanya sikap agresif Adi itu disebabkan rasa sedih mendalam karena motornya yang ditilang dibeli dengan susah payah.

"Kenapa yang bersangkutan begitu agresif dan overreaktif menanggapi tindakan tegas dari petugas yang akan melaksanakan penilangan. Keterangan sementara dari tersangka yang bersangkutan selama ini untuk membeli sepeda motor yang bersangkutan mengumpulkan uang dalam waktu yang cukup lama sehingga ada perasaan marah ada perasaan mungkin dia sedih motor yang selama ini dia peroleh dengan susah payah harus dilakukan penilangan oleh polisi sehingga dia melakukan tindakan tersebut," kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Polres Tangerang Selatan, Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangsel, Jumat (8/2/2019).

Kejadian ini berawal saat Adi bersama teman wanitanya mengendarai motor dengan tidak memakai helm di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) pagi.

Adi kemudian melihat anggota polisi bernama Bripka Oky dan rekannya yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Karena takut ditilang, dia pun putar arah dan melawan arus.

Bripka Oky kemudian mengejar dan memberhentikan Adi Saputra ke pinggir jalan. Saat diperiksa polisi, Adi tak bisa menunjukkan STNK dan SIM.

Adi pun mulai kalap. Gerak-geriknya ibarat ular yang sedang mengutik-ngutik ekor. Amarahnya meluap, mukanya pun tampak merah padam. Emosinya dia luapkan dengan membanting, mencabik dan melempar motornya dengan batu.

Bripka Oky sempat berusaha untuk menenangkan Adi namun tak dihiraukan. Alhasil, penindakan pelanggaran lalu lintas tetap dilaksanakan dengan menyita motor Adi ke Polres Tangsel.

Adi yang bekerja sehari-hari sebagai penjual kopi itu membeli motor seharga Rp 3 juta lewat Facebook. Namun dia membeli kendaraan itu tanpa dilengkapi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

"Dia beli Rp 3 juta kepada orang yang tidak dia kenal pada waktu itu, dikasihkan motor dengan STNK-nya dan BPKB tidak ada," ujar Ferdy.

Setelah aksi banting motor karena tidak terima ditilang polisi itu, Adi kemudian ditangkap. Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka.

Adi dipersangkakan atas dua kasus. Pertama atas pelanggaran lalu lintas dan kedua atas kepemilikan kendaraan bodongnya itu.

"Perbuatan pidana tentang kepemilikan kendaraan bermotor yang kita duga didapat dari hasil yang ilegal atau tidak benar," sebut Ferdy.

TAG TERKAIT :
POLISI Berita Center Adi saputra Ngamuk Motor Ditilang Penyebab Adi Ngamuk

Berita Lainnya