Politik

Ini Dia Orang-orang Yang Meninggalkan Prabowo Subianto dan Beralih ke Jokowi

Indah Pratiwi - 14/02/2019 08:23

Beritacenter.COM - Pemilu Presiden 2019 yang akan berlangsung pada 17 April 2019 akan mewarnai pesta demokrasi Indonesia. Seiring waktu, kedua kandidat pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo(Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin, dan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus berlomba-lomba mencari dukungan.

Namun, untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lambat laun mulai ditinggalkan pendukungnya mulai dari petinggi partai politik, mantan kepala daerah hingga mantan purnawirawan TNI-Polri, Rabu(14/2/2019).

Mereka yang dekat dengan Prabowo Subianto kini mulai meninggalkannya. Siapa saja mereka?

1. Hary Tanoesoedibjo

Dia merupakan seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo). Ia pernah bergabung dalam Partai NasDem dan Partai Hanura. Pada Pilpres 2019 kali ini, ia memilih hengkang dari Prabowo Subianto dan berlabuh kepada Jokowi.

 

2. Yusril Ihza Mahendra


Dia seorang pengacara, pakar hukum tata negara, politikus, dan intelektual Indonesia. Ia pernah menjabat Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Indonesia. Pada 26 April 2015, ia terpilih sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang di Muktamar IV PBB. Yusril sendiri dipercaya pada pemilu 2019 ini menjadi pengacara untuk pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.

 

3. Ali Mochtar Ngabalin


Dia adalah seorang pengajar dan politisi Indonesia. Sebagai kader Partai Bulan Bintang (PBB), ia pernah menjadi anggota Komisi I DPR RI periode 2004-2009 dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (F-BPD) melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan II. Pada tahun 2010, Ali Mochtar keluar dari Partai Bulan Bintang dan berpindah ke Partai Golkar. Ali Mochtar Ngabalin masuk lingkaran dekat Istana setelah direkrut oleh Moeldoko. Ngabalin saat ini berkiprah di Partai Golkar.

 

4. La Nyalla Mattalitti


Dia adalah Mantan Kader Partai Gerindra yang juga mengalihkan dukungan ke Jokowi. Padahal, La Nyalla diketahui mendukung Prabowo Subianto sejak digandeng Megawati menjadi Calon Wakil Presiden di Pemilu 2009. Namun dukungan berlanjut hingga Prabowo mencalonkan diri menjadi capres pada Pemilu 2014. Akan tetapi, di pemilu tahun 2019, ia secara terang-terangan beralih ke Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin.

 

5. Muchdi Purwoprandjono(Muchdi PR)


Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono ( Muchdi Pr) yang juga mantan purnawirawan Danjen Kopassus menambah panjang deretan tokoh-tokoh pendukung Prabowo Subianto yang beralih mendukung ke Jokowi. Muchdi PR memilih sikap politik yang berbeda dengan para petinggi Partai Berkarya lainnya yang justru melabuhkan suaranya untuk pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.

 

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Gubernur Jawa Timur

Berita Lainnya