Nasional

Ahmad Dhani Pernah Diselamatkan NU Dari Ancaman FPI

Anas Baidowi - 21/02/2019 07:57

Beritacenter.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj mengungkit momen musisi Ahmad Dhani minta perlindungan NU saat diancam oleh Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Said Aqil, NU sudah beberapa kali memberikan kesempatan untuk Dhani. NU pernah memberikan perlindungan ketika politkus Gerindra tersebut terjeret kasus pelecehan asma simbol Allah. Tapi saat ini Dhani justru melecehkan NU.

"Saya masih ingat ketika dia diancam oleh FPI, karena dia nyanyi dan alasnya itu ada kaligrafi tulisan Allah, terus minta tolong kepada NU dan dilindungi sama Gus Dur," kata Said Aqil di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Baca Juga: Nahdliyin Sebut Jokowi-Amin Pemimpin Yang Kuat dan Bisa Dipercaya

"Kemudian dia ingin masuk pengurus PBNU kita masukkan. Sekarang berani melecehkan NU. Sebenarnya dia bukan kader NU sama sekali. Dia nggak paham NU, mulai kapan dia paham NU? Dia cuma seniman, selebriti, itu saja kok," lanjut Said Aqil.

Said Aqil mensyukuri hukuman yang telah dijatuhkan kepada Ahmad Dhani. Said Aqil menganggap Ahmad Dhani patut diberi hukuman yang setimpal atas kesalahannya.

"Alhamdulillah dia sudah merasakan akibat dari gegabahnya ngomong yang sembarangan, dan saya sarankan dihukum seadil-adilnya," tuturnya.

Baca Juga: Semua Survei Elektabilitas Jokowi Tetap Teratas di Pemilu 2019

Sebelumnya, Ahmad Dhani menuliskan membeberkan jenis-jenis Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah surat. Tulisan tangan itu ditulisnya di Rutan Kelas 1 Medaeng, Surabaya.

"Jika NU adalah Islam Nusantara, saya bukan bagian dari ini," demikian sepenggal kalimat dalam surat yang dibawa Ahmad Dhani ke PN Surabaya jelang sidang putusan sela terkait kasus 'idiot' pencemaran yang menjeratnya, Selasa (19/2).

TAG TERKAIT :
Berita Center PBNU NU Ahmad Dhani Said Aqil Siradj

Berita Lainnya