Nasional

Begini Kritikan Keras Luhut ke Prabowo Yang Janji Turunkan Harga Telur dalam 100 Hari

Lukman Salasi - 23/02/2019 10:48

BeritaCenter.com - Janji Prabowo Subianto yang akan menurunkan harga pangan seperti harga telur di program 100 hari kerja jika dia terpilih jadi presiden mendapat kritikan keras.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan Prabowo bahwa yang terpenting adalah titik keseimbangan. Tidak asal menurunkan harga telur tanpa memperhatikan keseimbangan antara konsumen dan peternak. Jika harga bahan pangan dipaksa untuk diturunkan, maka nasib petani dan peternak justru akan tertekan.

"Orang bilang mau nurunin beras, beras diturunin beras, gula diturunin, telur murah, lah petaninya? Kalau berasnya terlalu murah ya costnya ada," tegas Luhut dalam acara Lecture Series on Indonesia's Maritime Diplomacy: The Current Challenges di Auditorium Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Luhut menilai, pihak yang mengumbar janji itu lupa bahwa titik keseimbangan merupakan hal yang terpenting. Jika hanya mementingkan konsumen maka produsen akan mati.

"Jadi harus mencari titik imbangnya supaya sejalan, jadi tidak hanya untuk nurunin saja," tambahnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Harga pangan Kritikan Luhut ke Prabowo Harga Telur

Berita Lainnya