Kriminal

Berikut Sederet Barang Bukti yang Disita Polisi dari Rumah Ramyadjie

Aisyah Isyana - 18/03/2019 20:29

Beritacenter.COM - Keponakan capres Prabowo Subianto, Ramyadjie Priambodo ditangkap polisi terkait kasus skimming ATM. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa masker, kartu ATM, buku cek hingga 1 unit ATM (automated teller machine).

"Kita geledah di rumahnya, penyidik menemukan ATM di kamarnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Baca juga :

Argo mengatakan, ATM itu ditemukan dalam kondisi offline, di dalam kamar di rumah Ramyadjie Priambodo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Terkait keberadaan mesin ATM itu, polisi masih melakukan pendalaman dari mana Ramyadjien membelinya.

"Informasi sedang dipelajari sistem mekanisme ATM itu seperti apa. Katanya dia beli ATM-nya," sambung Argo.

Tak hanya ATM, polisi juga mengamankan sejumlah kartu ATM dari dua bank. Ada pula kartu ATM tanpa merek bank yang berisi data nasabah hasil skimming. "Ada dua kartu putih, itu kartu yang sudah ada isi datanya, maksudnya data-data pemilik rekening bank," imbuhnya.

Barang bukti lainnya yakni laptop MacBook, buku rekening, sejumlah ponsel, mesin EDC (electronic data capture) hingga peralatan yang digunakan Ramyadjie untuk membobol uang lewat ATM.

"Ada masker juga ada, ada kerudung seperti hijab itu ada saat dia gunakan," katanya.

Dalam menjalankan aksinya, Ramyadjie diketahui memakai kerudung dan masker selayaknya perempuan. Dia beraksi membobol ATM di kawasan Jakarta dan Tangsel. Aksi Ramyadjie terekam kamera CCTV di gerai ATM.

"Saat dia mengambil ATM di daerah Tangsel dan Jaksel dia gunakan itu seperti hijab ada tutupnya itu seperti perempuan. Sehingga kalau dilihat dari CCTV itu seperti perempuan," lanjutnya.

Untuk diketahui, penangkapan terhadap Ramyadjie dilakukan polisi pada 26 Februaru 2019, atas laporan pihak bank yang curiga atas kejadian di gerai ATM. Dari penangkapan Ramyadjie, polisi menyita uang Rp300 juta. Ramyadjie diketahui telah melakukan aksinya sejak 2018.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Bobol ATM Skimming ATM Ramyadjie Priambodo

Berita Lainnya