Politik

Di Depan Warga Sumenep, Putri Gusdur: Saat Mencoblos, Ingat "Wahid"

Fani Fadillah - 19/03/2019 14:56

Beritacenter.COM - Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid alias Yenny Wahid meminta kepada warga Sumenep, Madura agar mengingat nama belakangnya saat mencoblos nanti. Permintaan itu dilakukannya bukan karena ada nama Yenny di surat suara.

"Yang penting tanggal 17 nanti ingat-ingat nama saya, nama belakangnya apa, wahid, artinya apa? Satu," ujarnya di lapangan Pondok Pesantren An-Nuqayah, Sumenep, Jawa Timur.

Baca juga:

Dalam acara ngaji bersama cawapres 01 KH Ma'ruf Amin, putri presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid itu meyakinkan masyarakat setempat bahwa Jokowi-Ma'ruf Amin merupakan pilihan terbaik.

"Terus mau milih yang mana sudah dikasih yang begitu, mau pilih yang sebelah lagi? apakah yang sebelah Marufun? Apakah yang sebelah Aminun? Ya sudah jelas kan," sebut Yenny.

Menurutnya, saat ini di Madura masih banyak pihak yang termakan berita hoax atau fitnah. Ia meminta kepada para ulama, kiai dari Nahdlatul Ulama (NU) serta para santri untuk memberantasnya bersama.

Caranya adalah dengan mengisi ruang publik dengan diskusi positif, sehingga tak ada lagi kesempatan bagi pihak-pihak yang mencoba menebar hoax di Sumenep khususnya. Terlebih fitnah dan hoaks yang menyerang pemimpin negara dan ulama.

Ia juga meminta masyarakat NU di Sumenep menjaga marwah ulama dengan menggunakan bahasa yang santun. Sebab melalui hal itu, adab kepada siapapun bisa selalu dijaga.

"Kita semua rapatkan barisan, Sumenep harus tunjukkan kekuatan NU, jangan biarkan ruang publik Sumenep dikuasai mereka yang benci NU," kata dia.

KH. Ma'ruf Amin memulai safari politik di Madura. Pondok Pesantren An-nuqayah Sumenep menjadi destinasi pertama Kiai Ma'ruf untuk merapatkan barisan NU. Selanjutnya, Mustasyar PBNU itu akan menuju Pamekasan melakukan pertemuan serupa.

TAG TERKAIT :
Jokowi Yenny Wahid Wahid

Berita Lainnya