Nasional

KH Ma'ruf Jelaskan Bahaya Hoaks dan Fitnah ke Masyarakat Madura

Anas Baidowi - 19/03/2019 19:51

Beritacenter.COM - KH Ma'ruf Amin selalu memberikan pemahaman mengenai bahaya sebar hoaks atau fitnah dalam setiap kunjungannya ke berbagai daerah seperti yang disampaikan Kiai Ma'ruf kepada rakyat Madura di Sumenep.

Calon wakil presiden nomor urut 01 itu menyakini masyarakat Madura tak termakan hoaks. "Orang Pamekasan enggak bakal percaya dan enggak bisa dipengaruhi berita bohong. Karena apa? Karena orang Pamekasan sudah pintar," kata Kiai Ma'ruf di hadapan ribuan masyarakat yang hadir dalam Istighosah kubro, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (19/3).

Kiai Ma'ruf mencontohkan isu hoaks yang beredar mengenai dirinya. Isu tersebut adalah dirinya akan digantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jika terpilih sebagai wakil presiden.

"Saya tegaskan, itu bohong. Memangnya RT, emangnya RW apa? jangan percaya itu isu. Fitnah," jelasnya.

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga menampik sejumlah isu agama yang menyerang pihaknya. Di antaranya adalah penghilangan keberadaan Kementerian Agama dan pelarangan azan.

Bahkan, Kiai Ma'ruf juga menyesali adanya berita bohong soal perizinan zina jika mereka terpilih. "Itu bohong. Sekarang presidennya siapa? Pak Jokowi. Apa Kementerian Agama dihilangkan? Apa azan dilarang?" tanya Kiai Ma'ruf yang dijawab tidak oleh para pendukung.

Selain itu, pria yang akrab disapa Abah menampik keras soal isu dan opini yang dikembangkan sejumlah pihak bahwa seolah-olah dirinya dipinang Jokowi karena untuk menjadi alat. Secara tegas Kiai Ma'ruf menolak anggapan itu dan menyebut dirinya bukan alat. "Saya ketua rais aam PBNU, ketua umum MUI, masak mau diperalat," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Ma'ruf Amin KH Ma'ruf Amin

Berita Lainnya