News

Polda Banten Soroti Penyebaran Hoax Memecah Belah di Pemilu 2019

Aisyah Isyana - 22/03/2019 16:01

Beritacenter.COM - Penyebaran hoax atau informasi bohong jelang Pemilu 2019 berpotensi memecah belah masyarakat. Oleh karenanya, kerawanan yang diakibatkan hoax ini menjadi perhatian pihak kepolisian.

"Kerawanan diakibatkan adanya berita atau semburan kebohongan atau kita kenal hoax. Itu yang dapat memecah belah, ini yang kita antisipasi," kata Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir kepada wartawan di Alun-alun Barat Kota Serang, Jumat (22/3/2019).

Baca juga :

Tak hanya mengantisipasi hoax, kerawanan jarak untuk daerah terujung juga jadi antisipasi polisi. Guna mengamankan jalannya pemilu, Polri-TNI akan mengerahkan 9 ribu personel yang akan ditempatkan sebagai pengamanan pemilu di Banten.

"Nanti kita atur penempatannya. Di daerah terujung pun terkover dengan baik," paparnya.

Tomsi berharap, pemilu di Banten tidak dijadikan ajang untuk memecah belah. Menurutnya, hal itu akan mengakibatkan rusaknya nilai kebangsaan yang selama ini sudah terjaga.

"Sehingga dalam memilih pemimpin tidak perlu ada pertikaian, keributan. Pemimpin itu juga nantinya yang akan membangun negara dan bangsa kita ini juga, jadi diperlukan suasana kondusif, kekeluargaan," ujarnya.

Dia berharap semua elemen masyarakat Banten menjaga ketertiban, keamanan, serta mendukung pemilu yang tertib dan aman. Polda akan terus mengantisipasi informasi-informasi yang dinilai berita bohong atau hoax.

TAG TERKAIT :
Polda Banten Hoax Penyebaran Hoax Pilpres 2019 Pemilu 2019 Informasi Bohong

Berita Lainnya