News

MUI: Masukan Masyarakat Bantu Proses Pemberian Fatwa untuk PUBG

Aisyah Isyana - 22/03/2019 17:58

Beritacenter.COM - Game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) seketika menjadi sorotan usai terjadinya inisden penembakan brutal teroris di dua masjid di Selandia Baru. Majelis Ulama Indonesia memastikan pihaknya tengah melakukan kajian mendalam sebagai pertimbangan unutk mengeluarkan fatwa.

"Jadi tentu saja hal seperti itu akan diteliti. Kita punya namanya komisi pengkajian. Akan dikaji lalu kemudian akan dibawa ke komisi fatwa," ujar Wasekjen MUI Muhammad Zaitun Rasmin di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi No. 15, Jakarta Pusat, Jumat (22/32019).

Menurutnya, apabila dalam kajian nanti MUI mendapati jika game tembak-tembakan itu dapat menimbulkan prilaku terorisme, maka fatwa haram akan dimunculkan.

"Kalau itu jelas-jelas mempunyai efek yang besar terhadap perilaku teroris itu pasti akan dikeluarkan fatwa yang melarang. Tentu akan melarang kaum muslimin menggunakan game itu," lanjutnya.

Meski begitu, Zaitun mengaku jika MUI masih melakukan kajian mendalam dan menunggu beberapa masukan dari berbagai pihak. Menurutnya, masukan dari masyarakat juga akan sangat membantu proses pemberian fatwa.

"Nah tetapi kita tidak akan mengatakan terlalu cepat tentang hal itu (Fatwa haram), karena kami akan kaji dulu. Masukan-masukan masyarakat sangat diperlukan," kata dia.

Berbicara soal fatwa, Zaitun membeberkan indikator terbitnya fatwa haram. Dia mengatakan, ada dua indikator untuk memunculkan fatwa larangan yaitu faktor zat dan faktor sebab-akibat.

"Kan dalam Islam sesuatu itu bisa haram karena zatnya atau kemudian karena sebab yang bisa diakibatkannya. Apa yang membawa pada haram itu bisa haram. Tapi nanti akan kelihatan apakah memang hal tersebut menjadi faktor yang sangat dominan. Kalau dia dominan mempengaruhi maka dia akan dilarang," kata Zaitun.

Dalam hal ini, jika permainan itu memang mendorong seseorang menjadi seorang pembunuh, maka gam itu akan dilarang. Meski begitu, ia kembali menegaskan saat ini MUI masih mendalami pengaruh dari game tembak-tembakan itu.

"Maka ini juga, kalau game ini akan membentuk perilaku menjadikan seseorang menjadi pembunuh, teroris itu tentu patut untuk dilarang. Tapi sekali lagi harus didalami dulu sejauh mana hal itu akan berpengaruh," tutupnya.

TAG TERKAIT :
MUI Game PUBG Fatwa haram pubg MUI Lakukan Kajian Untuk Fatwa PUBG

Berita Lainnya