News

Bicara Pilpres dan Pileg, Jokowi: Jangan Biarkan Satu Orang pun di Bali Golput

Aisyah Isyana - 22/03/2019 20:24

Beritacenter.COM - Saat acara peresmian Pasar Rakyat Badung, Bali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar masyarakat tidak golput di Pilpres 2019. Dia mengimbau agar seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan benar.

"Saya titip, 26 hari ini sudah akan Pilpres dan Pileg. Saya ingin bapak ibu sekalian kita semua ajak semuanya berbondong-bondong, semuanya saudara, handai taulan teman, sekampung, untuk datang ke TPS gunakan hak pilihnya," kata Jokowi dalam peresmian Pasar Rakyat Badung, Kota Denpasar, Bali, Jumat (22/3/2019).

Baca juga :

Oleh karenannya, Jokowi tak ingin ada warga Bali yang tak menyalurkan hak suaranya alias golput di Pilpres nanti. "Jangan biarkan satu orang pun di Provinsi Bali ini yang golput. Karena ini menentukan arah ke depan," kata Jokowi disambut tepuk tangan warga.

"Setuju?" tanya Jokowi.

"Setuju!" timpal warga.

Selain soal pencoblosan, Jokowi juga menyoroti soal maraknya fitnah dan kabar bohong atau hoax yang beredar di masyarakat. Jokowi meminta agar warga Bali tak termakan hoax dan dapat meluruskan jika ada kabar yang tak benar.

"Saya titip, meskipun ini di Bali tidak ada. Sekarang ini mulai banyak di medsos, dari rumah ke rumah, kabar fitnah, hoaks mulai bertebaran isu-isu yang bisa memecah kita. Jangan takut, harus diluruskan, harus dikawan, harus diberitahu, harus berani mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah," tegas Jokowi.

Jokowi mengatakan, isu hoax prihal kebijakan pemerintah yang dipimpin olehnya sudah tersebar kemana-mana. Sebut salah satunya soal fitnah yang menyebut Jokowi akan menghapus pelajaran agama dari kurikulum.

"Itu isu di bawah. Nanti (fitnah-red) perkawinan sejenis akan dilegalkan. Ini untuk mendiskreditkan pasangan capres dan cawapres yang ada. Ini harus dihentikan. Ada isu ulama, isu ini harus dihentikan. Bangsa ini bangsa yang penuh tata krama, etika, sopan santun dan budi pekerti yang baik. Jangan sampai antar kita pecah hanya gara-gara pilihan gubernur, bupati, wali kota, pileg kriminalisasi dan pilpres, kita tidak saling tegur sapa," jelas Jokowi.

TAG TERKAIT :
Presiden Jokowi Jokowi Kunjungi Bali Jokowi Sapa Masyarakat Bali Jokowi Resmikan Pasar Rakyat Badung

Berita Lainnya