News

6 Honorer Dipecat Lantaran Pamer Stiker Prabowo, Ma'ruf: Kalau Melanggar, Kan Ada Aturannya

Aisyah Isyana - 24/03/2019 08:11

Beritacenter.COM - Sanksi pemecatan terhadap enam guru honorer di SMA 9 Kronjo diberikan karena mereka berpose dan pamer stiker Prabowo di dalam sekolah. Pemprov Banten mengambil langkah pemecatan lantaran mereka melanggar aturan politik praktis di sekolah.

Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menilai, sanksi pemecatan terhadap kenam guru honorer itu dilakukan karena memang melangga aturan. Terlebih dalam hal ini memang ada aturannya untuk melarang politik praktis di sekolah.

Baca juga :

"Kalau memang itu melangar aturan, kan ada aturannya," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan singkat di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten, Sabtu (23/3/2019).

Untuk diketahui, 6 guru honorer di SMA 9 Kronjo dipecat karena pamer stiker dan pose dua jari di sekolah sambil memakai pakaian kedinasan berlambang Pemprov Banten. Pemecatan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Banten atas alasan larangan politik praktis di dalam sekolah.

Keenam guru honorer itu ada yang mengajar sebagai guru matematika sampai olahraga. Mereka telah mengajar 2 sampai 10 tahun di SMA 9 Kronjo. Guna mengisi kekosongan, pihak dinas pendidikan melalui kantor cabang di Tangerang nantinya akan mencari guru pengganti.

"Iya (dipecat), diputuskan kepala dinas pendidikan sebagai tenaga pengajar," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Baten Komarudin saat dikonfirmasi detikcom di Serang, Banten, Kamis (21/3) lalu.

Bawaslu Banten dibantu oleh Panwascam sendiri sudah melakukan pemeriksaan kepada honorer tersebut atas inisial AR, HN, KY, MK, SH, dan SA.

"Sudah dipanggil semuanya hadir. Intinya sudah diperiksa. dan mereka mengakui bahwa mereka ada dalam foto itu, mereka guru di sekoilah tersebut," kata Komisioner Bawaslu Banten Badrul Munir terpisah.

TAG TERKAIT :
KH Ma'ruf Amin Pilpres 2019 Politik praktis Guru Honorer Dipecat

Berita Lainnya