Nasional

Bawaslu Bakal Sikat Politik Uang

Indah Pratiwi - 17/04/2019 06:12

Beritacenter.COM - Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) DKI Jakarta akan melakukan patroli ke sejumlah posko pemenangan peserta Pemilu 2019. Bawaslu ingin memastikan tak ada politik uang menjelang pencoblosan 17 April 2019.

"Bawaslu DKI sedang melakukan patroli ke beberapa posko pemenangan peserta pemilu. Memastikan tidak ada politik uang," kata komisioner Bawaslu DKI, Puadi, lewat pesan singkat, Selasa (16/4/2019).

Menurut Puadi, patroli juga bersama pihak kepolisian. Terkait politik uang, Satgas Antipolitik Uang Bawaslu sudah menangani 25 kasus dugaan politik uang di 13 provinsi. Kasus-kasus ini ditangani selama masa tenang.

"Menggandeng polisi juga. Adapun total yang sudah didapatkan dalam kejadian-kejadian operasi tangkap tangan atau tangkap tangan di 25 kasus itu tersebar di 13 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan tangkapan paling banyak ada di Jawa Barat dan Sumatera Utara dengan lima kasus," kata anggota Bawaslu M Afifuddin di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebanyak 25 kasus yang terjadi itu terdiri atas 22 kasus yang ditangani Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan 3 kasus lainnya ditangani lebih dulu oleh pihak kepolisian. Tiga kasus yang awalnya ditangani polisi ditemukan di Karo, Sumatera Utara; Purworejo, Jawa Tengah; dan Papua.

"Barang bukti yang ditemukan beragam jenisnya. Temuan paling banyak ditemukan di Tiga Binanga, Karo, Sumatera Utara, dengan uang Rp 190 juta," ujar Afifuddin.

PatroliSatgas Antipolitik Uang ini tidak hanya mencegah, tapi juga melakukan pengawasan hingga penindakan di lapangan. Dengan begitu, timbul efek jera kepada para pelaku politik uang agar jangan sekali-kali menyuap warga.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya