News

Salut, Perjuangan Keras Polisi Mengawal Kotak Suara di Bojonegoro Demi Pemilu 2019

Fani Fadillah - 18/04/2019 16:45
Petugas kepolisian saat meratakan jalan agar bisa dilalui mobil

Beritacenter.COM - Demi menyukseskan Pemilu 2019, sejumlah aparat kepolisian di Bojonegoro harus berjuang keras untuk mengantar dan mengambil kotak suara dari TPS yang berada di pedalaman. Seperti TPS di Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon.

Baca juga:

Perjuangan itu dirasakan langsung oleh anggota Polri Aiptu Dasim dan Aiptu Kurniyanto. Dasim harus berjuang keras melewati medan jalan yang sulit saat berangkat dan pulang dari TPS 8 di Dukuh Mundu dan TPS 9 di Dukuh Gondang. Sementara Kurniyanto ditempatkan di TPS 10 dan 11 Dusun Tamberan.

Jarak dari Kantor Kecamatan Ngambon ke Desa Nglampin sekitar 25 km. Kedua polisi itu bertugas mengawal kotak suara hingga sampai ke TPS tujuan dalam keadaan baik dan tetap utuh hingga pencoblosan usai.

Untuk mencapai lokasi itu, mereka harus melalui jalan tanah yang basah, kemudian jalan hancur bak jalur offroad hingga memaksa petugas turun dari mobil dan meratakannya dengan cangkul.

"Terpaksa harus kita cangkul tanahnya supaya kita bisa melintas dan di TPS bisa coblosan," kata Dasim, Kamis (18/4/2019).

Berbeda dengan Dasim, Bripka Abdul Muchib dan Brigpol Arwendho Pramughita mengawal kotak suara menuju TPS 1 Dusun Bunten, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem. Jalan menuju TPS tersebut hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua

Sulitnya medan membuat perjalanan yang berjarak 15 Km harus ditempuh 2 jam 20 menit. Anggota Polsek Kedungadem dan Polres Bojonegoro itu harus bahu-membahu menjaga kotak suara saat melewati tanjakan dan medan jalan yang rusak.

Tanjakan terjal dan jalan yang licin membuat mereka bebapa kali turun dari motor dan mencoba mendorongnya. Tadi itu sekitar 2 jam lebih jarak tempuhnya, memang sudah risiko kita, tapi ini supaya sukses Pemilu" ujar Ipda Abdul.

TAG TERKAIT :
Perjuangan polisi Perjuangan polisi kawal kotak suara

Berita Lainnya