Nasional

Kompolnas Apresiasi TNI-Polri Sukses Amankan Pemilu dan Minta Semua Pihak Tunggu Hasil KPU

Indah Pratiwi - 19/04/2019 19:07

Beritacenter.COM - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi TNI-Polri atas keberhasilannya mengamankan proses Pemilu serentak 2019 yang berlangsung aman. Kompolnas menilai Pemilu serentak sukses berkat kerjasama antara Polri dan TNI yang bersinergitas.

Anggota Kompolnas, Andrea H Poelengan mengucapkan terimakasih kepada Panglima TNI dan para Kepala Staf serta jajarannya yang telah berhasil membangun sinergitas dengan Polri ditengah ancaman potensi terbelahnya anak bangsa sebagai akibat provokasi oknum tak bertanggung jawab.

"Terima kasih kepada Polri yang telah dapat bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan hingga selesainya tahapan pemungutan suara,"ujar Andrea H Poeloengan, Anggota Kompolnas 2016-2020, Kamis(18/4/2019).

"Terima kasih juga kepada TNI yang telah mendukung penuh Polri dalam mensukseskan pengamanan Pemilu 2019,"tambahnya.

Rangkaian Pemilu yang saat ini paling complicated di dunia masih belum selesai.KPU dan Bawaslu masih harus berusaha keras dan hati-hati dengan jurdil menuntaskan tugas mereka.

Dia menambahkan, mahkamah Konstitusi(MK) harus bersiap-siap menerima aduan permohonan perselisihan hasil Pemilu 2019 dari para peserta Pemilu. Sementara Polri dan TNI juga masih harus mengamankan semuanya demi keutuhan NKRI.

"Khusus bagi para peserta Pemilu 2019, agar bersabar menunggu hasil akhir dari penghitungan suara Pemilu hingga penetapannya,"tegasnya.

Selain itu, ia meminta jajaran TNI dan Polri harus tegas, harus berani berhitung resiko. Apakah membiarkan pelanggaran hukum seperti makar adalah lebih baik untuk stabilitas negara? Atau lakukan penegakan hukum segera, walau terjadi riak-riak saat ini, tetapi NKRI tetap terjaga dan masa depan persatuan generasi penerus bangsa dapat diselamatkan.

"Jangan melontarkan pernyataan yang mendahului proses hukum ketatanegaraan. Janganlah membodohi dan menghasut dengan klaim penghitungan suara yang tidak sesai koridor hukum. Jangan pula melakukan aksi-aksi apalagi provokasi yang tidak sesuai peraturan tentang tata cara menyampaikan pendapat di muka umum,"ungkapnya.

Andrea melanjutkan, agar semua urusan keamanan percayakan kepada Polri dan TNI, termasuk juga dalam menghadapi matinya akal sehat dan keilmuwan seperti yang terjadi dalam tragedi akademis pembalikan rasional berpikir dari hasil Quick Count ilmiah, rasional dan independen.

"Saya yakin Polri bersama TNI dapat segera melakukan tindakan tegas-keras-terukur sebagaimana di atur dalam Perkap 01/2009 dan Perkap 8/2009. Jangan ragu bertindak dan jangan pula terlambat mengantisipasi. Semua pengacau atau pemecah belah NKRI harus di lawan dan ditindak sesuai dengan hukum,"tutupnya.

 

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya