Nasional

Tak Sepakat Ada Tindakan Di Luar Jalur Hukum, Demokrat: Beri Kesempatan Pada KPU, Kita Patuh Saja

Lukman Salasi - 26/04/2019 13:03

BeritaCenter.COM – Para pendukung Prabowo-Sandi diminta tidak melakukan tindakan di luar jalur hukum selama proses perhitungan suara yang kini tengah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin. Dia berharap semua pihak taat asas dan memberikan kesempatan kepada KPU.

"Kami taat asas berikan kesempatan kepada KPU untuk menuntaskan tugas sebaik-baiknya. Dan manfaatkan maksimalkan setiap upaya yang tersedia dalam UU baik dalam proses verifikasi perhitungan dan sampai penetapan dengan KPU," kata Amir, Jumat (26/4/2019).

"Kita taat asas tanpa perlu bergerak ke sana ke mari. Karena kalau kita lakukan manuver yang tidak jelas hanya akan membingungkan. Kita hindari jangan kita membingungkan rakyat. Kita patuh saja," tambah dia.

Amir menegaskan partainya dan mengajak masyarakat menghindari tindakan yang melawan hukum atau membuat suasan gaduh dan tidak kondusif. Menurutnya, jika ada dinamika yang muncul selama proses pemungutan dan penghitungan suara, maka Amir menyarankan hal itu dilaporkan sesuai mekanisme yang ada.

"Kita hindari sekali sekecil apa pun bagi Demokrat, sambil melakukan upaya juga menghindari semaksimal mungkin situasi yang akan memanaskan," kata Amir.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo sebelumnya mengaku khawatir atas reaksi para pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jika dugaan kecurangan Pemilu 2019 tidak ditindaklanjuti.

Menurut dia, suhu politik saat ini sangat panas. Ia menilai, kondisi tersebut sangat berbahaya. Hasim menyebut, bisa terjadi sesuatu yang tidak diinginkan jika tidak ada tanggapan dari pihak terkait.

"Pendukung Prabowo sangat marah, termasuk saya," kata Hashim, Kamis (25/4/2019).

TAG TERKAIT :
KPU Berita Center Demokrat Pilpres 2019 Real Count KPU Rekapitulasi Suara Pilpres 2019 Taat Hukum

Berita Lainnya