News

Tak Terima Demokrat di Bully, Ferdinand Menyesal Dukung Prabowo

Anas Baidowi - 19/05/2019 18:41

Beritacenter.COM - Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat (PD), Ferdinand Hutahaean mengaku menyesal memberi dukungan kepada capres Prabowo Subianto.

Penyesalan Ferdinand lantaran Ani Yudhoyono di-bullynetizen yang disebutnya 'buzzer setan gundul'. Karena hal itu, dia menyatakan berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno per hari ini.

"Pagi ini, sy menemukan bullyan yg sgt tdk berperi kemanusiaan dr buzzer setan gundul yg mengolok Ibunda Ani yg sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL. Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," ujar Ferdinand Hutahaean di akun Twitter-nya, Minggu (19/5/2019).

Saat dimintai konfirmasi, Ferdinand membenarkan cuitannya itu. Dia mengaku tak terima jika bully terhadap Demokrat malah menyasar Ani Yudhoyono, yang tengah menderita kanker darah.

Ferdinand menunjukkan tangkapan layar akun Twitter yang mem-bully Ani Yudhoyono. Salah satu netizen terlihat mencolek akun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menuliskan kalimat 'Bini loe dah sembuh mbang @SBYudhoyono?'.

Atas perilaku 'buzzer setan gundul' itu, Ferdinand menyatakan berhenti mendukung Prabowo-Sandi. Dia mengaku tak bakal mendukung Prabowo sekalipun Ketum Partai Gerindra itu nantinya ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Ya saya mundur! Saya tidak mau dukung lagi meskipun Prabowo yang akan ditetapkan sebagai pemenang. Buzzer-buzzer-nya tidak punya perikemanusiaan," tegas Ferdinand.

 

TAG TERKAIT :
Berita Center Demokrat Ferdinand

Berita Lainnya