Politik

Gerindra Kepedean Jokowi Milih Menteri Dari Partainya, Politikus PDIP : Jangan Kepedean Bung...

Indah Pratiwi Budi - 14/06/2019 13:02

Beritacenter.COM - Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah meragukan kebenaran dari informasi bahwa Joko Widodo (Jokowi) menawarkan jatah menteri ke Partai Gerindra.

Basarah mengungkapkan ketidakyakinannya bahwa kabar Jokowi menawarkan posisi menteri ke Gerindra itu valid.

"Saya belum yakin betul bahwa ada tawaran menteri dari Jokowi kepada Gerindra. Karena saat ini TKN (Tim Kampanye Nasional) sedang fokus menyiapkan persidangan gugatan PHPU (perselisihan hasil pemilihan umum) ke MK (Mahkamah Konstitusi)," ujar Basarah, baru-baru ini.

Basarah mengakui, penentuan susunan kabinet adalah hak prerogatif presiden. Namun, menurut Basarah Presiden pasti membicarakan hal itu bersama rekan koalisi.

Dan sampai saat ini belum ada pembicaraan terkait hal itu.

Selain itu, menurut Basarah, info soal Jokowi menawarkan jatah menteri ke Gerindra itu bukan disampaikan langsung Jokowi, namun dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Karena itu, Basarah menilai informasi tersebut belum valid.

Soal jatah menteri bagi parpol pendukung di koalisi. PDI Perjuangan yakin Jokowi akan memprioritaskan Partai Banteng sebagai partai pengusung utama JKMA (Jokowi-Maruf Amin). Apalagi PDI Perjuangan pada pemilu legislatif yang serentak April 2019 lalu menjadi partai yang memperoleh suara terbanyak.

"Apalagi berdasarkan hasil survei membuktilan loyalitas kader kader PDI Perjuangan memenangkan JKMA. Sudah sepatutnya PDI Perjuangan mendapatkan apresiasi tertinggi dari Jokowi," kata Basarah.

Seperti diketahui, Jubir BPN Andre Rosiade menyebut Jokowi telah menawarkan Gerindra untuk bergabung ke pemerintah. Bahkan politisi Gerindra itu mengatakan posisi menteri telah ditawarkan Jokowi ke Gerindra.

TAG TERKAIT :
Jokowi Joko Widodo Jokowi Hebat Jokowi Orang Baik Jokowi Presiden Ku

Berita Lainnya