Internasional

Usai Caplok Wilayah Sana-sini, Israel Ingin Caplok Lagi Wilayah Palestina

Indah Pratiwi - 18/06/2019 13:41

Beritacenter.COM - Pemerintah Israel sedang memaksakan area C di Tepi Barat Palestina untuk menjadi wilayahnya. Hal ini mencakup separuh Tepi Barat.

Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Hotovely menyebutkan pencaplokan itu merupakan langkah untuk realisasi untuk memperluas wilayah.

"Menggunakan istilah pencalopkan itu tidak benar. Anda mencaplok sesuatu yang bukan milikmu. Ini bukan kisah pencaplokan. Ini adalah kisah realisasi," kata Hotovely dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (18/06/2019).

"Banyak yang bertanya apa yang akan terjadi selanjutnya, apa yang akan terjadi, apa yang akan berubah (setelah aneksasi Area C). Selama 52 tahun, kami memberi makan mitos pencaplokan ini. Ini mitos. Itu tidak benar," sambungnya.

Ada 640 ribu pemukim Yahudi tinggal di 196 pemukiman yang dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel dan lebih dari 200 pos pemukim dibangun tanpa persetujuan di seluruh wilayah Tepi Barat.

Berdasarkan hukum internasional menganggap Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya