News

Advokat Pegiat HAM "Ogah" Jadi Saksi untuk Prabowo di MK

Fani Fadillah - 19/06/2019 17:44
Haris Azhar

Beritacenter.COM - Haris Azhar, seorang advokat pegiat isu hak asasi manusia (HAM) memutuskan untuk mundur dari posisi saksi yang dihadirkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Seharusnya, Haris didaftarkan sebagai saksi di persidangan MK hari ini oleh tim hukum Prabowo-Sandi.

Baca juga:

"Saya menolak memberikan kesaksian karena ada beberapa alasan," kata Haris kepada wartawan, Rabu (19/6/2019).

Ia mengajukan surat penolakan memberikan kesaksian untuk Prabowo-Sandi. Surat itu ditujukannya ke majelis hakim MK, dikirim pada hari ini. Alasan dia tak mau bersaksi untuk Prabowo-Sandi karena Prabowo dinilainya punya masalah pelanggaran HAM di masa lalu. Pihak petahana Joko Widodo (Jokowi) juga dinilainya tak memberikan solusi soal kasus HAM.

"Saya melihat Prabowo salah satu orang yang punya catatan hitam soal HAM, misal kasus penculikan, penghilangan orang, dan kerusuhan Mei (1998). Sementara di Jokowi-nya juga nggak mau menyelesaikan kasus pelanggaran HAM," kata dia.

"Jadi saya melihat, ngapain juga saya datang ke persidangan dan yang lagi bertarung adalah orang-orang yang melanggar HAM," ujar Haris yang juga Direktur Lokataru ini.

Haris merupakan pengacara eks Kapolsek Pasirwangi, Garut, AKP Sulman Aziz. Polisi itu menjadi pembicaraan publik saat mengungkapkan adanya penggalangan dukungan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, meski pernyataannya itu dicabut kembali oleh Sulman sendiri.

"Menurut saya, yang tepat diperiksa sebagai saksi itu Sulman Aziz, karena saya posisinya sebenarnya dalam rangka memberi bantuan hukum saja ke Sulman Aziz waktu dia membongkar kasus itu," kata Haris.

TAG TERKAIT :
Haris Azhar Sidang Sengketa Pemilu Sidang MK Sidang Gugatan Pilpres Sidang Sengketa Pilpres 2019 Sidang Lanjutan Gugatan Pilpres 2019 Saksi di Sidang Sengketa PIlpres 2019

Berita Lainnya