News

Polda Jabar Pelajari Viral Video Ceramah Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Diracun

Aisyah Isyana - 20/06/2019 05:55

Beritacenter.COM - Ceramah Rahmat Baequni yang menyebut petugas KPPS meninggal karena diracun, seketika menjadi sorotan. Video ceramahnya juga sudah beredar di media sosial dan banyak mendapat tanggapan warganet dunia maya.

Menanggapi kasus itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jabar mengaku tengah menyelidiki video ceramah Rahmat Baequni. Kasus ini sebelumnya sempat ditangani Mabes Polri, namun dilimpahkan ke Polda Jabar pada Selasa (18/6).

Baca juga :

"Iya kemarin berkas diserahkan ke Dirkrimsus Polda Jabar," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Rabu (19/6).

Menurutnya, sejauh ini penyidik Dirkrimsus Polda Jabar tengah mempelajari berkas-berkas kasus tersebut. Dia mengaku masih belum bisa bicara banyak, lantaran masih dalam proses penyelidikan petugas.

"Kasih kesempatan penyidik bekerja. Saya tidak bisa mendahului penyidik. Setelah itu, nanti kami akan jelaskan lebih lanjut," tutup Trunoyudo.

Diberitakan sebelumnya, ceramah Rahmat Baequni yang menyebut petugas KPPS meninggal karena diracun juga mendapat tanggapan KPU. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menyebut Rahmat Baequni menyebar hoax dengan bungkus ceramah agama.

"Bilang KPPS diracun untuk bungkam saksi kecurangan? Orang ini menyebar hoax dengan bungkus ceramah agama," cuit Pramono di akun Twitter-nya, @PramonoUtan, Rabu (19/6/2019).

"Di tiap TPS, ada 7 petugas KPPS. Jika 1 orang meninggal, maka 6 yang lain masih bisa bersaksi. Silakan Pak Polisi tanya orang ini baik-baik. Orang ini (RB) harus pertanggungjawabkan perbuatannya," imbuhnya.

TAG TERKAIT :
Polda Jabar Petugas KPPS Rahmat baequni Ceramah Provokativ Ceramah Rahmat Baequni

Berita Lainnya