Opini

Memprediksi Nasib Rizieq Shihab

Indah Pratiwi Budi - 12/07/2019 15:25

Kayanya baru ada di rezim ini, ada orang punya kelakuan seruwet ini.

Yang saya pernah baca dari statemen kebanggaan para pendukungnya saat dia pergi, diantaranya adalah :

1. Sedang Hijrah. Bahkan disamakan dengan hijrahnya Rasulullah. Gagah khan kedengarannya ?
2. Sebagai seorang cucu Nabi, pasti diterima dinegara manapun yang dia inginkan.
3. Jadi tamu khusus Kerajaan Saudi dan beri privilege yang istimewa.
4. Bahkan ada yang bilang, ditunjuk menjadi menteri urusan embuh di Kerajaan Saudi Arabia.
5. dll, dsb, dst, lspgl, llll, lskrpdw.....

Setelah semua propaganda2 gagah itu, lha akhirnya cuma njlekethek seperti ini. Jian, ora sumbut karo leh koar-koar.

Sekarang ternyata gak bisa pulang karena overstay ?. Ada dua pilihan umum bagi para overstayer di KSA. Pertama bayar denda. Kedua tunggu depostasi masal, tapi diberangkatkan lewat tarhil alias penjara.

Menurut info. Denda overstay yang harus dibayar adalah Sr. 50 ribu atau sekitar Rp. 110 juta per orang. Jadi untuk 5 orang yang ada dalam rombongan adalah Rp. 550 juta. Harga ini hampir sama persis dengan harga bangunan bambu yang mirip orang tidur diatas segitiga ditengah kota Jakarta yang senilai Rp. 550 juta.

Tetapi kalau persoalannya hanya denda, sebagai seorang pemilik mobil2 mewah seperti yang sering ditampilkan itu seharusnya sih tidak masalah.

Atau kalau ingin terlihat heroik dimata umatnya, seharusnya juga tidak masalah. Sebagai ketua dari kelompok yang anggotanya jutaan dan sangat memujanya, pasti jumlah Rp. 550 juta itu tidak seberapa. Apa sulitnya menggalang dana dari para anggota setianya. Katakanlah ada 7 juta orang, maka setiap orang hanya perlu menyumbang 78 rupiah saja, bulatkan jadi 100 alias cepek. Apa susahnya?.

Tapi kenapa masih ruwet juga urusan pulang ?.Kenapa harus negara yang bayar ? emang dulu pergi untuk urusan negara ?.

Nah kalau urusannya karena pantang pulang sebelum Jokowi tumbang, ini lain cerita. Apa boleh buat, terpaksa harus sabar 5 tahun lagi.

Atau kalau urusannya tentang kasus hukum yang harus dihadapi, wah ini tentang nyali seseorang yang biasa bersuara lantang. Waktu yang akan membuktikan, sehebat apa. Harusnya sih hadapi saja. Sebagai orang yang dijuluki singa gurun, pasti nyalinya guede.

Ya gak dot ?

Sumber : Status Facebook Nurul Indra

TAG TERKAIT :
Rizieq Shihab Rekonsiliasi Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Gagal Drama Kubu 02

Berita Lainnya

Orang Baik Itu

Opini 05/08/2019 15:30