Opini

Janji Surga, SARA Dan Realitas Politik

Indah Pratiwi Budi - 15/07/2019 20:10

Jangan tiru para seleb medsos itu. Tulisan mereka sejak 5 tahun lalu tak berkembang. Yang ditulis itu-itu mulu, dengan sudut pandang itulagi-itulagi, cuma ditambah bumbu ngehek di sini-sana.

Nulis tentang bagaimana Masiroh bereaksi terhadap makan satay Prabowo bareng Jokowi itu seru lho. Jangan-jangan malah Anda bakal meraup ribuan likes darinya.

Atau, mending Anda nulis tentang masalah kedokteran tapi dengan data dan kajian yang cukup. Gak sanggup? Kenapa gak nulis tentang bayi Anda saja? Itu pun menarik.

Saya sendiri kepingin menulis perasaan pendukung Prabowo atas pertemuan kemarin. Tapi saya harus wawancarai mereka dulu, gak ngasal, gak nebak-nebak. Posisi saya sedang jauh dari Indonesia. Mungkin baru bisa dilakukan akhir pekan depan.

Tulislah apa yang Anda tahu selengkap-lengkapnya, bukan yang Anda sok tahu senyablak-nyablaknya.

Karena apa? Yaa karena isu2 yg mereka mainkan dalam kampanye pilpres membawa2 masalah agama. Padahal Prabowo dan jokowi adalah sama2 muslim. Dibarisan jokowi banyak non muslim dan dibarisan prabowo jg tidak kalah banyak. Dibarisan Prabowo banyak kiyai2 dan ustadz, dibarisan jokowi juga tidak kalah banyak. Jokowi didukung oleh sebahagian masyarakat keturunan tionghoa tidak ada bedanya dengan Prabowo, sama. Seharusnya sebagai sebuah negara majemuk dengan banyak agama, suku, bahasa, kebudayaan, dll, isu2 seperti itu tidak perlu dimainkan ketika pemilu. Cukup dengan program kerja, visi misi, dan inovasi yg jadi tema dan bahan perdebatan.

Karena pada akhirnya isu2 berbau SARA akan menjadi bumerang yg akan menyerang tuannya sendiri, pendukungnya kecewa dengan calon pemimpin idola mereka, mereka menuduh pengkhianat, tidak konsisten, tidak komit, licik, mereka merasa dimanfaatkan, dll sebagainya yg sejenis. Akibat isu2 berbau SARA yg dimainkan menjelang pilpres diyakini sebagi sebuah kebenaran hakiki oleh pendukungnya.

Padahal oleh timses dan pemimpin idola mereka, isu2 itu hanya sebagai bahan kampanye untuk meraih simpati para pemilih. Selesai pemilu mereka bertemu dengan kompetitornya dan ngobrol2 sambil ngopi2 dan tertawa2. Masyarakat awan yg telah meyakini isu2 SARA tadi sebagai sebuh kebenaran sejati tentu akan gigit jari, bingung, kecewa, bahkan mungkin stress...

Sumber : Status Facebook Supriyanto

TAG TERKAIT :
Joko Widodo Prabowo Subianto Rekonsiliasi Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Berjalan Lancar Jokowi-Prabowo Bersahabat

Berita Lainnya

Orang Baik Itu

Opini 05/08/2019 15:30