Bisnis

Nah Lho, GrabFood Dituding Berbisnis Tidak Sehat

Indah Pratiwi - 19/07/2019 10:29

Beritacenter.COM - Perusahaan startup yang dikirim menggunakan jasa delivery GrabFood dinilai memiliki perilaku persaingan usaha tidak sehat di Singapura. Perusahaan dengan layanan makanan dan minuman secara online, Cloud Kitchen yang berfaliasi dengan mantan CEO Uber, Travis Kalanick menuding Deliveroo dan GrabFoo memiliki bisnis tidak baik.

General Manager Cloud Kithcen, Warren Tseng menyebutkan, ada dua penyedia layanan pengiriman terbesar di Singapura ang menolak mendaftarkan restorannya beroperasi di Smart City Kitchen pada platform mereka.

Setidaknya, kata dia, sudah ada 7 restoran yang bekerjasama dengan SmartCity Kitchen yang terpengaruh oleh Deliveroo dan GrabFood yang diduga menutup bisnis mereka dari layanan miliknya. Atas tudingan memiliki bisnis tidak sehat, pihaknya melakukan banding kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha(CCCS) di Singapura.

"Deliveroo dan GrabFood telah melawan semangat berbisnis yang adil dan kompetisi yang sehat. Karena itulah kami mengajukan banding ke KPPU," kata Tseng, dilansir Kr-Asia, Jumat(19/7/2019).

Atas laporan banding itu, pihak CCCS di Singapura langsung melakukan penyelidikan terhadap masalah tersebut. GrabFood and Deliveroo diketahui memiliki pangsa 60 persen di Singapura secara online untuk jasa pengiriman makanan dan minuman.

Kedua startup itu saat ini mengaku masih melakukan proses evaluasi opsi dan melakukan pertimbangan yang terbaik kepada mitranya untuk semua restoran.

 

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya