Bisnis

Panen Melimpah, Petani di Probolinggo Bersyukur Harga Cabai Mencapai Rp70 Ribu/Kg

Aisyah Isyana - 25/07/2019 09:50

Beritacenter.COM - Sejumlah petani di Kabupaten Probolinggo mengaku sangat bersyukur atas tingginya harga cabai rawit di tingkat petani saat ini. Harga cabai rawit di Kabupaten Probolinggo mencapai Rp70 ribu per-kilogramnya.

Salah satu petani di Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Suyono (45), menyebut musim tanam kali ini sangat menguntungkan. Tak hanya tingginya harga, kualitas ccabai diklaim Suyono sangat baik. Menurutnya, perawatan terhadap cabai memang sangat eksta, seperti halnya merawat anak sendiri.

Baca juga : Soroti Kasus Petugas Haji Gadungan, Konjen RI Jeddah: Mereka Pakai Seragam Palsu

Dari lahan tanaman cabai rawit miliknya yang memiliki luas 3.500 meter persegi, Suyono dapat memanen cabai rawit sebanyak tiga kali. Panen cabai rawit itu dapat mencapai jumlah 1 kwintal.

"Panen cabai rawit sekarang melimpah, awalnya sebanyak 50 kilogram. Dan panen ketiga, tembus sebanyak 1 kwintal," ungkap Suyono seperti dilansir detik, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, tingginya harga cabai rawit saat ini diakui Suyono membuat dirinya cukup mengeluarkan tenaga ekstra dalam perawatan tanaman cabai. Perawatan cabai menggunakan obat-obatan berkualitas, lahan yang ditumbuhi rumput dicabuti, hingga dijaga di malam hari.

"Karena harganya mahal, ya saya rela tidur di sawah. Soalnya kalau tidak dijaga, bisa-bisa dicuri orang cabai-cabainya," jelas Suyono.

Dengan tingginya harga cabai itu, Suyono berharap kondisi itu dapat terus stabil hingga musim tanam cabai usai, Menurutnya, musim tanam cabai kali ini merupakan berkah tersendiri bagi para petani cabai.

"Ya semoga harganya terus tinggi seperti sekarang, biar petani untung. Karena kalo turun harga, bisa-bisa petani merugi karena biaya perawatan cabai cukup mahal," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Pertanian Probolinggo Cabai Rawit Petani Cabai Harga Cabai Tinggi

Berita Lainnya